width=
width=

Italia Hibahkan Kapal Induk ke Indonesia, Tuai Kritik dari Parlemen

MDI.NEWS Rencana pemerintah Italia untuk menghibahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia menuai polemik di dalam negeri. Sejumlah anggota parlemen dari kubu oposisi menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut karena dinilai merugikan kepentingan nasional.Pada senin 16/03/2026

Kapal induk yang telah lama menjadi bagian dari armada Angkatan Laut Italia itu disebut memiliki nilai strategis dan ekonomis yang tinggi. Dalam perhitungan sejumlah pihak, nilai aset tersebut mencapai ratusan miliar rupiah jika dikonversikan.

Pemerintah Italia beralasan, hibah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia, khususnya di bidang pertahanan dan kerja sama maritim. Selain itu, kapal tersebut dinilai sudah memasuki fase akhir masa operasional sehingga tidak lagi menjadi prioritas utama bagi militer Italia.

Namun, kebijakan ini mendapat penolakan dari anggota parlemen yang berasal dari Partai Demokrat Italia dan Gerakan Bintang Lima. Mereka menilai pemerintah tidak transparan dalam pengambilan keputusan serta mengabaikan potensi nilai ekonomi dari aset negara tersebut.

Sejumlah senator menilai kapal tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan kembali, dijual, atau dijadikan bagian dari museum maritim nasional, ketimbang dihibahkan ke negara lain.

Di sisi lain, pengamat hubungan internasional melihat langkah ini sebagai strategi diplomasi pertahanan yang lazim dilakukan antarnegara. Hibah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dinilai dapat mempererat kerja sama sekaligus meningkatkan pengaruh geopolitik.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait mekanisme hibah maupun jadwal penyerahan kapal induk tersebut kepada Indonesia.

WWW.MDI.NEWS