MDI.NEWS, Kota Bekasi – SDN Jatibening Baru IV menggelar acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025–2026 dengan suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi momen bersejarah bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar dan bersiap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Pada Senin, (15/6/2026).
Pelaksanaan kegiatan pelepasan diadakan di sekolah sesuai arahan Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan yang mengimbau agar kegiatan perpisahan tidak dilaksanakan secara mewah serta tidak memberatkan orang tua murid. Meski sederhana, acara tetap berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari komite sekolah, para guru, dan wali murid.
Kepala SDN Jatibening Baru IV, Ngadimun, S.Pd.SD, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama sekolah dan seluruh guru, kami mengucapkan terima kasih kepada komite sekolah yang telah berkolaborasi dan bekerja keras sehingga kegiatan pelepasan siswa kelas VI dapat terlaksana dengan baik. Semua ini berkat kerja sama yang luar biasa antara komite, orang tua, dan guru-guru,” ujarnya.
Ngadimun menjelaskan bahwa sekolah hanya menyediakan fasilitas tempat pelaksanaan kegiatan, sedangkan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan telah dimusyawarahkan serta dikelola oleh komite sekolah bersama para wali murid.
“Kami hanya memfasilitasi tempat karena memang sesuai arahan dari Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan bahwa kegiatan pelepasan diperbolehkan dilaksanakan di sekolah secara sederhana. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan dimusyawarahkan oleh komite sehingga tidak memberatkan pihak mana pun,” jelasnya.
Menurutnya, jumlah siswa kelas VI yang dilepas pada tahun ajaran 2025–2026 sebanyak 70 siswa yang terbagi dalam dua kelompok belajar, yakni kelas VI A dan VI B. Ia mengaku bangga atas berbagai prestasi yang telah diraih para siswa selama menempuh pendidikan di SDN Jatibening Baru IV.
“Anak-anak kami luar biasa. Selain berhasil menyelesaikan pendidikan dasar, mereka juga mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang. Salah satunya pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), di mana siswa kami berhasil meraih juara ketiga pada cabang seni tari,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat belajar yang tinggi, menjaga nama baik sekolah, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Sementara itu, perwakilan UPTD Pendidikan Kecamatan Pondok Gede, Yani, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan pelepasan yang dinilai menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi yang harmonis antara sekolah, komite, dan orang tua murid dalam menciptakan kegiatan yang berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik antara komite dan pihak sekolah. Kegiatan seperti ini tidak memberatkan orang tua maupun sekolah. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak bisa menikmati momen terakhir mereka bersama teman-teman dan guru sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Yani menegaskan bahwa pelepasan siswa tidak harus dilakukan di gedung mewah atau lokasi yang jauh. Nilai utama dari kegiatan tersebut adalah kebersamaan, rasa syukur, serta penghargaan atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para siswa selama enam tahun.
“Tidak perlu mewah atau mahal. Yang penting anak-anak bahagia, orang tua bisa ikut menyaksikan, dan semua pihak dapat merasakan kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan,” tambahnya.
Rasa haru dan bangga juga disampaikan oleh salah satu wali murid, Kasmiah, yang hadir mendampingi putrinya pada acara pelepasan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena anaknya berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dengan hasil yang baik.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur anak saya lulus dengan nilai yang cukup baik. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kepala sekolah dan seluruh guru yang telah mendidik, membimbing, dan mendampingi anak saya sejak kelas satu hingga kelas enam,” ujarnya.
Kasmiah mengaku tidak dapat membalas jasa para guru yang selama ini telah memberikan ilmu, perhatian, dan bimbingan kepada putrinya . Ia berharap seluruh dedikasi para pendidik menjadi amal kebaikan yang mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Semoga semua dedikasi dan pengorbanan Bapak dan Ibu Guru menjadi amal ibadah. Saya juga berharap anak saya dapat melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri dan terus berprestasi di masa depan,” tuturnya.
Acara pelepasan siswa kelas VI SDN Jatibening Baru IV berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, orang tua, guru, serta seluruh keluarga besar sekolah. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan dasar sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. (***)
(Kusni)







