width=
width=
TIPS  

Bawang Hitam: Camilan Fermentasi dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan Jantung

MDINEWS, Jakarta — Bawang hitam atau black garlic masih menjadi salah satu bahan pangan yang jarang dikenal masyarakat luas. Jika manfaat bawang putih saja belum banyak diketahui, keberadaan bawang hitam pun kerap luput dari perhatian, padahal bahan ini menyimpan potensi kesehatan yang cukup besar. Senin, 27 Juli 2026.

Bawang hitam memiliki karakteristik unik, mulai dari tekstur yang lembut dan kenyal hingga cita rasa manis bercampur asam yang menyerupai asam Jawa. Keunikan ini muncul dari proses pembuatannya, yakni fermentasi bawang putih yang disimpan pada suhu 60–70 derajat Celsius selama 30 hingga 40 hari. Proses fermentasi di bawah suhu panas dan kelembapan yang dikontrol inilah yang mengubah warna, tekstur, dan rasa bawang putih menjadi bawang hitam.

Selama proses fermentasi berlangsung, terjadi perubahan senyawa fitokimia yang membuat kandungan antioksidan pada bawang hitam menjadi lebih tinggi dibandingkan bawang putih segar. Selain antioksidan, bawang hitam juga kaya akan berbagai nutrisi, seperti asam amino, karbohidrat, serat, zat besi, serta vitamin B1, B2, B3, dan B6.

Salah satu manfaat utama bawang hitam adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Penyakit jantung atau kardiovaskular hingga kini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia, dengan angka kematian mencapai 18,7 juta jiwa per tahun. Bawang hitam dipercaya mampu mengoptimalkan sirkulasi darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dibandingkan bawang putih biasa, bawang hitam mengandung polifenol dalam jumlah lebih tinggi. Kandungan polifenol tersebut dinilai cukup efektif dalam melindungi organ jantung dari berbagai ancaman kerusakan, menjadikan bawang hitam sebagai salah satu pilihan bahan alami yang layak dipertimbangkan untuk mendukung kesehatan jantung dalam pola makan sehari-hari. (***)

 

Oleh : Dewi Ratnawati

Penulis: Dewi Ratnawati
WWW.MDI.NEWS