MDI.NEWS | BEKASI, 2 Agustus 2026 – Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bekasi menghadirkan konsep edukasi terpadu melalui Tenda Curhat Kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026). Selain menyediakan layanan konseling dan bantuan hukum gratis, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang mendorong anak-anak lebih aktif bermain dan berinteraksi tanpa bergantung pada gadget.
Penanggung Jawab Tenda Curhat Kolaborasi sekaligus Wakil Ketua II Forum PUSPA Kota Bekasi, Resa Rusayani, S.H., M.H.(C), mengatakan kegiatan ini merupakan hasil sinergi Puspaga bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, perguruan tinggi, serta berbagai mitra lainnya.
Layanan yang disediakan meliputi konsultasi psikologi bersama UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Bekasi serta bantuan hukum gratis oleh Muhammad Furqon Alfaruqi, S.H., advokat sekaligus pengurus inti LKBH IBLAM, dan Muhammad Salman Alfarizi, S.H., M.H., Ketua Posbakum ‘Aisyiyah Kota Bekasi.
Selain itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia mengajak anak-anak memainkan berbagai permainan tradisional sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kemampuan bersosialisasi.
Disdamkarmat Kota Bekasi juga menghadirkan wahana flying fox gratis serta edukasi mengenai penyelamatan dan kebencanaan.
Komandan Pleton (Danton) Disdamkarmat Kota Bekasi, Rachmat, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan tugas pemadam kebakaran kepada anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan.
“Disdamkar Kota Bekasi menghadirkan wahana flying fox agar anak-anak dapat merasakan pengalaman baru sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pemadaman dan penyelamatan. Kami ingin memperkenalkan bahwa tugas pemadam kebakaran bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan berbagai operasi penyelamatan,” ujarnya.
Resa Rusayani berharap kegiatan tersebut mampu mendorong anak-anak untuk kembali menikmati masa kecil melalui interaksi sosial secara langsung.
“Harapan kami, anak-anak Kota Bekasi pada khususnya dan seluruh anak Indonesia dapat kembali bermain bersama, bertemu secara langsung, berinteraksi, dan bersosialisasi. Jangan pernah merasa sendiri karena masih banyak orang tua dan orang-orang yang peduli terhadap kalian,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Puspaga Kota Bekasi berharap semakin banyak anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan menyenangkan, sekaligus terhindar dari risiko perundungan, kekerasan, serta dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan.






