width=
width=

Wiwiek Hargono Serukan Pesantren Perkuat Karakter Santri Menuju Generasi Emas 2045

MDI.NEWS/Imam Setiadi

MDI.NEWS, Kota Bekasi | Seminar Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) bertema “Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter Berkolaborasi dalam Pencegahan Kekerasan dan Perilaku Menyimpang” digelar di Gedung Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani No. 1, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Drs. KH. Saifuddin Siroj, Dwi Setyawati, S.Kom., M.M., selaku Ketua PUSPAGA Kota Bekasi, Dr. Siti Nurhidayah, S.Psi., M.Si., selaku psikolog, serta Ketua FKPP Dr. KH. Muhammad Aiz Muhajirin, M.H.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi, pencegahan, serta penanganan kekerasan dan perilaku menyimpang yang dapat menghambat tumbuh kembang anak dan remaja. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pihak terkait dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Wiwiek Hargono menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan edukasi, menerima aduan, mencegah, serta menangani persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

“Untuk mengedukasi, kemudian menerima aduan, mencoba mencegah, kemudian juga mengatasi dengan pihak-pihak terkait. Penyimpangan kemudian kekerasan pada perempuan dan anak harus diminimalkan, bahkan kalau bisa semuanya hilang,” ujar Wiwiek.

Menurutnya, persoalan kekerasan dan perilaku menyimpang tidak dapat dipandang sebelah mata. Berbagai kasus yang muncul perlu menjadi perhatian bersama agar dapat ditangani secara tepat dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Ia juga mendorong keterbukaan komunikasi antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan lembaga terkait. Dengan adanya ruang komunikasi yang terbuka, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan laporan maupun mencari bantuan ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan.

“Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan ini juga mendapat sambutan yang baik dari pihak-pihak terkait, khususnya masyarakat Kota Bekasi. Karena tanpa niat yang baik bersama itu mungkin tidak akan terjadi. Butuh keterbukaan, butuh bergandengan tangan, butuh kelapangan dada untuk kita sama-sama bergerak,” tutur

Seminar Puspaga tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kekerasan dan perilaku menyimpang sejak dini. Penguatan peran keluarga dan lingkungan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, peduli, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadaban menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

WWW.MDI.NEWS