width=
width=

FKDM Kota Bekasi Gelar Penyuluhan Intoleransi, Radikalisme, Kenakalan Remaja, dan Bahaya Narkoba

BEKASI, MDI.News Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bekasi menggelar kegiatan penyuluhan mengenai intoleransi, radikalisme, kenakalan remaja, tawuran, serta bahaya narkoba bagi generasi muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekolah Rakyat Kementerian Sosial RI, Bulak Kapal, Bekasi Timur, pada Kamis (29/10/2026).Kegiatan ini diikuti oleh 96 siswa yang berasal dari 24 SMA, dengan masing-masing sekolah mengirimkan empat perwakilan siswa. Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu keamanan,ketertiban, serta masa depan bangsa.Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Aminullah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Ibu Rahayu.Ketua FKDM Kota Bekasi, Sugono, S.E., S.H., C.Med., Sp.Tpn, menyampaikan sambutan pembuka. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang hadir mewakili Wali Kota Bekasi sekaligus membuka kegiatan penyuluhan tersebut

Tiga Narasumber Berikan Edukasi kepada Pelajar

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.

Materi pertama mengenai kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, tawuran antarpelajar, serta konsekuensi hukum dari tindakan tersebut disampaikan oleh Iptu Noeh Chaidir dari Polres Metro Bekasi Kota.

Materi kedua mengenai intoleransi dan radikalisme disampaikan oleh Iptu Lutfi Oto Wibowo dari Densus 88. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap paham yang berpotensi mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, materi ketiga mengenai bahaya narkoba bagi generasi muda disampaikan oleh Sugono, S.E., S.H., C.Med., Sp.Tpn, selaku Ketua BANN. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan edukasi tentang risiko penyalahgunaan narkoba dan pentingnya melindungi diri dari pengaruh lingkungan yang dapat menjerumuskan remaja ke dalam perilaku negatif.

Delapan Siswa Aktif Mengajukan Pertanyaan

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari delapan siswa yang mengajukan pertanyaan kepada para narasumber.

Karena keterbatasan waktu, sesi diskusi harus dibatasi. Meski demikian, interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat para pelajar untuk memahami persoalan intoleransi, radikalisme, kenakalan remaja, dan bahaya narkoba secara lebih mendalam.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran pelajar agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungan sekitar, mengambil keputusan secara bijak, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

FKDM Dorong Peran Bersama dalam Melindungi Generasi Muda

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib. Panitia FKDM Kota Bekasi dinilai bekerja dengan kompak dalam mempersiapkan serta menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Acara ditutup dengan foto bersama pada pukul 12.00 WIB.

Melalui penyuluhan ini, FKDM Kota Bekasi diharapkan terus berperan dalam membangun kewaspadaan dini di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, toleran, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Bekasi, 29 Oktober 2026

MDI.News

Respon (1)

Komentar ditutup.

WWW.MDI.NEWS