width=
width=

Densus 88 – AsMEN Berkolaborasi, Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Intoleransi

Densus 88 - AsMEN Berkolaborasi, Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Intoleransi. Sumber/Foto/Imam Setiadi MDINEWS

MDI NEWS Kota Bekasi. Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleransi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas elemen. Untuk kedua kalinya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri menyambangi Studio AsMEN yang berlokasi di Jalan Puncak Cikunir, Jakasampurna, Kota Bekasi, pada Selasa (5/5/2026).

Rombongan Densus 88 dipimpin oleh Kombes Pol Dhany Arie Fianto, S.I.K., M.Han selaku Kasatgaswil DKI Jakarta Densus 88 AT Polri, didampingi AKP Noor Safriansyah, S.H sebagai Katim Pencegahan Satgaswil DKI Jakarta, serta sejumlah personel lainnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat edukasi kebangsaan di tengah masyarakat.

Kedatangan tim Densus 88 disambut hangat oleh Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bekasi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Jawa Barat, Iwan Wahyudi. Suasana pertemuan berlangsung akrab namun tetap sarat makna, mencerminkan semangat sinergi antara aparat dan elemen masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Densus 88 menekankan pentingnya peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi. Selain itu, mereka juga memaparkan kembali nilai-nilai empat pilar kebangsaan sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Harapannya, melalui pemahaman yang kuat, dapat tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, tertib, aman, dan kondusif.

Menariknya, diskusi hangat ini dikemas dalam format santai namun berbobot dan akan segera tayang dalam program YouTube “AsMEN Talk, Ceritain Aja”. Program tersebut dipandu oleh Kak Echa, seorang aktivis perempuan dari Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kota Bekasi, yang dikenal aktif dalam isu-isu sosial kemasyarakatan.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pesan-pesan kebangsaan dapat semakin luas tersampaikan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika masyarakat modern.

Imam Setiadi

WWW.MDI.NEWS