MDINEWS – Pelantikan Said Iqbal oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian kalangan pekerja dan serikat buruh di seluruh Indonesia. Momentum tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat perjuangan terhadap kepastian kerja, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan hak-hak buruh di tengah tantangan dunia ketenagakerjaan yang terus berkembang.
Usai pelantikan, Said Iqbal menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai isu yang menjadi perhatian utama para pekerja. Di antaranya adalah jaminan kepastian kerja, pemberian upah yang layak, perlindungan tenaga kerja, hingga peningkatan kualitas hidup buruh dan keluarganya.
Menurutnya, pekerja merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kebijakan ketenagakerjaan harus mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
“Kesejahteraan buruh harus berjalan beriringan dengan kemajuan ekonomi. Pekerja membutuhkan kepastian kerja, perlindungan hukum yang kuat, serta sistem pengupahan yang adil agar dapat hidup secara layak,” ujarnya.
Said Iqbal juga menyoroti pentingnya memperkuat dialog antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat diselesaikan secara konstruktif tanpa menghambat iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Selain isu pengupahan, perhatian juga diberikan terhadap perlindungan pekerja dari praktik pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak sesuai aturan, peningkatan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di era transformasi digital dan industri modern.
Pelantikan ini disambut positif oleh sejumlah kalangan buruh yang berharap aspirasi pekerja dapat lebih terakomodasi dalam proses pengambilan kebijakan nasional. Kehadiran figur yang memiliki latar belakang kuat dalam gerakan serikat pekerja dinilai dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan kaum buruh.
Di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan struktur dunia kerja, pemerintah diharapkan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja tanpa mengurangi daya saing investasi nasional. Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.
Dengan amanah baru yang diembannya, Said Iqbal menegaskan akan terus mengawal berbagai kebijakan ketenagakerjaan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi jutaan pekerja Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.







