width=
width=

DPD AsMEN Kota Bekasi Mengucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia

MDI.NEWS, BekasI – Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers, jurnalis, pekerja media, dan pegiat informasi di Indonesia maupun dunia.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi, Maman Nuriman, CPLA., CPI., yang akrab disapa Nuriman, mengatakan bahwa peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia merupakan momentum penting untuk menegaskan kembali arti strategis pers dalam kehidupan demokrasi, penegakan hukum, serta pembangunan bangsa.

“Kami keluarga besar DPD AsMEN Kota Bekasi mengucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia kepada seluruh insan pers. Semoga pers semakin kuat, independen, profesional, dan terus menjadi penjaga kebenaran serta penyampai aspirasi masyarakat,” ujar Nuriman dalam keterangannya, Sabtu, (2/5) malam.

Hari Kebebasan Pers Sedunia sendiri ditetapkan secara resmi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1993, berdasarkan rekomendasi UNESCO, dan sejak itu diperingati setiap tanggal 3 Mei di berbagai negara sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan berekspresi dan kemerdekaan pers.

Menurut Nuriman, peringatan tersebut juga menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama pemerintah, pejabat publik, dan pemangku kebijakan, agar senantiasa menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari sistem demokrasi modern.

“Pers harus diberi ruang untuk bekerja secara profesional tanpa tekanan, intimidasi, sensor, maupun intervensi dari pihak mana pun. Karena pers yang bebas merupakan bagian penting dari negara hukum dan demokrasi yang sehat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kebebasan pers adalah hak konstitusional bagi media massa dan jurnalis untuk mencari, memperoleh, mengelola, serta menyebarluaskan informasi dan opini kepada publik tanpa pembredelan atau campur tangan kekuasaan.

Dalam praktik ketatanegaraan, lanjutnya, pers sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi, karena berfungsi menjaga transparansi, menciptakan mekanisme check and balance, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang.

Nuriman menambahkan, kebebasan pers menjadi sangat penting karena melalui kerja jurnalistik yang independen, berbagai persoalan publik dapat diungkap secara objektif. Banyak isu sosial, hukum, ekonomi, politik, dan pelayanan publik yang kompleks dapat dipahami masyarakat berkat kerja para jurnalis yang terlatih dalam melakukan verifikasi, analisis, dan penyajian fakta.

“Pers yang bebas mampu mengungkap kebenaran. Banyak persoalan rumit yang dapat dijelaskan secara utuh kepada masyarakat melalui kerja jurnalistik yang profesional. Karena itu, pers harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat cepat, Nuriman juga menyoroti tantangan besar dunia pers saat ini, mulai dari maraknya hoaks, disinformasi, manipulasi konten, hingga persaingan kecepatan informasi yang sering mengabaikan akurasi.

Untuk itu, ia mengajak seluruh insan media agar tetap menjaga kualitas jurnalistik, mengedepankan verifikasi data, memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, serta menjunjung independensi redaksi.

“Teknologi harus menjadi alat penguat jurnalisme, bukan ancaman bagi kualitas informasi. Media harus tetap menjadi rujukan publik yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital,” katanya.

Selain itu, DPD AsMEN Kota Bekasi juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota organisasi untuk terus membangun sinergi positif dengan insan pers, mendukung keterbukaan informasi publik, serta menciptakan ruang komunikasi yang sehat antara masyarakat, pemerintah, dan media.

Nuriman menilai hubungan yang baik antara media dan berbagai elemen masyarakat akan memperkuat demokrasi serta mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kami mengajak seluruh jajaran AsMEN Kota Bekasi untuk menghormati profesi jurnalistik, mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab, dan ikut menjaga ekosistem informasi yang sehat demi kemajuan Kota Bekasi dan Indonesia,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nuriman berharap momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini menjadi refleksi bersama bahwa kemerdekaan pers harus terus dirawat, dilindungi, dan diperkuat demi masa depan bangsa yang lebih transparan, adil, dan berkeadaban.

“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia. Teruslah menjadi cahaya kebenaran, suara masyarakat, dan pengawal demokrasi,” tutupnya.

WWW.MDI.NEWS