Mdi.News Peringatan 1 Suro 1448 H di Al Zaytun: Memperkokoh Persatuan Demi Mewujudkan Kemandirian Bangsa Menghadapi Tantangan Global
Indramayu Momentum Peringatan 1 Suro 1448 Hijriah di lingkungan Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, 16 juni 2026 menjadi ajang refleksi dan penguatan semangat persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Prawoto menyampaikan bahwa semangat Tahun Baru Islam hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta membangun kemandirian bangsa di berbagai sektor kehidupan.
Menurutnya, tantangan global saat ini menuntut bangsa Indonesia untuk memiliki ketahanan yang kuat, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, pangan, teknologi, maupun sumber daya manusia. Oleh karena itu, persatuan dan gotong royong menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.
“Peringatan 1 Suro 1448 H bukan hanya seremonial pergantian tahun, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tekad bersama dalam membangun bangsa yang mandiri, berdaulat, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Imam Prawoto.
Kegiatan yang berlangsung di Al Zaytun tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, akademisi, serta para santri. Acara diisi dengan doa bersama, refleksi kebangsaan, dan penyampaian pesan-pesan persatuan sebagai upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui peringatan 1 Suro 1448 H, Al Zaytun berharap semangat kebersamaan dan persatuan terus terjaga sehingga Indonesia mampu menghadapi dinamika global dengan penuh optimisme serta mewujudkan cita-cita menuju bangsa yang maju, mandiri, dan sejahtera.







