MDINews Jakarta, 7/08/2026 – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Papua sekaligus Koordinator IPHI Papua Raya, Dr. H. Sarminanto, menilai keberadaan Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) dapat menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarminanto saat menghadiri Konsolidasi Nasional FORMAS bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) yang digelar di Auditorium Podomoro University, Jakarta Barat, Jumat (7/8/2026). Kehadirannya mewakili IPHI Papua atas undangan Ketua Umum IPHI, Dr. H. Erman Suparno.
“Kami hadir memenuhi undangan Ketua Umum IPHI, Bapak Dr. H. Erman Suparno, untuk mengikuti Konsolidasi Nasional FORMAS. Kami melihat kegiatan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat sinergi organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Dr. H. Sarminanto.
Menurut Sarminanto, semakin banyak organisasi kemasyarakatan yang bergabung dalam FORMAS akan memperkuat fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Ia meyakini keterlibatan masyarakat sipil dapat memperkecil potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program-program pembangunan.
“Saya melihat banyaknya organisasi yang bergabung di FORMAS merupakan bentuk penguatan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Semakin banyak elemen masyarakat yang mengawasi, maka peluang terjadinya penyimpangan akan semakin kecil. Kami di Papua siap mengawal agar kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke wilayah paling timur Indonesia,” katanya.
Sarminanto berharap semangat kolaborasi yang dibangun FORMAS terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak organisasi masyarakat hingga ke seluruh pelosok Nusantara. Menurutnya, pengawasan yang sehat dari masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berpihak kepada rakyat.
“Harapan kami, FORMAS terus bertambah anggotanya sampai ke daerah-daerah terpencil. Semakin banyak masyarakat yang ikut mengawasi jalannya pemerintahan, maka roda pemerintahan akan semakin sehat. Pada akhirnya tujuan besarnya adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehingga pendidikan, kesehatan, dan kualitas generasi penerus bangsa semakin baik menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, FORMAS secara resmi mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan sebagai anggota baru. Penambahan tersebut membuat jumlah organisasi yang tergabung di bawah naungan FORMAS meningkat dari 83 menjadi 103 organisasi.
Ketua Umum FORMAS, Handojo Budhisedjati, mengatakan bertambahnya jumlah anggota menunjukkan semakin besarnya kepercayaan berbagai elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.
“Puji syukur kepada Tuhan, berkat kerja sama seluruh pengurus serta kepercayaan berbagai organisasi masyarakat di seluruh Indonesia, hari ini FORMAS berkembang menjadi keluarga besar yang menaungi 103 organisasi dengan berbagai latar belakang profesi, agama, budaya, dan bidang pengabdian,” ujar Handojo.
Ia menegaskan FORMAS dibangun sebagai wadah kolaborasi lintas organisasi tanpa didasari kepentingan materi maupun kepentingan politik praktis.
“FORMAS tidak dibangun atas dasar kepentingan materi, proyek, jabatan ataupun keuntungan tertentu. Kami tidak menjanjikan manfaat dalam bentuk tersebut kepada setiap organisasi yang bergabung,” pungkasnya.
Pewarta : Ridho






