width=
width=
FILM  

Film Istimewa Kejar Satu Juta Penonton

MDI.NEWS, Jakarta  – Film drama keluarga Istimewa membawa misi sosial di balik kisahnya. Film produksi Kairos Film yang disutradarai Ruben Adrian ini mengangkat perjalanan anak-anak Rumah Istimewa dalam menemukan arti keluarga, kasih sayang, keberanian, dan tempat untuk pulang. Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Selasa, 15 September 2026.

 

Kisah Istimewa berpusat pada Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul yang memiliki kedekatan dengan sosok Pak Mahendra. Bagi mereka, Mahendra bukan sekadar seorang ayah, melainkan figur yang memberikan rasa aman, perhatian, dan penerimaan. Ketika kondisi kesehatan Mahendra menurun, anak-anak tersebut menghadapi ketakutan kehilangan sosok yang selama ini menjadi tempat mereka bergantung.

 

Potongan adegan terbaru yang dirilis Kairos Film memperlihatkan pergulatan emosional anak-anak Rumah Istimewa saat mengetahui kondisi sang ayah. Momen tersebut menjadi bagian penting dalam cerita yang menggambarkan hubungan mereka sekaligus memperlihatkan bahwa keluarga tidak selalu dibangun berdasarkan pertalian darah.

 

Produser Istimewa, Abdullah Mansuri, mengatakan film ini menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk memberikan ruang kepada anak-anak istimewa agar dapat tumbuh, berkarya, dan memperoleh lingkungan yang aman. Ia juga menyiapkan komitmen sosial apabila film tersebut mampu mencapai satu juta penonton.

“Buat saya, Istimewa bukan hanya tentang membuat sebuah film, tetapi bagaimana kita bisa terus memberikan ruang bagi teman-teman istimewa untuk tumbuh, berkarya, dan punya tempat yang aman untuk pulang. Kalau Istimewa bisa mencapai satu juta penonton, saya ingin membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi di Indonesia,” ujar Abdullah Mansuri.

 

Menurut Abdullah, target satu juta penonton bukan semata-mata pencapaian komersial. Jumlah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menghadirkan lebih banyak ruang yang aman dan inklusif bagi anak-anak istimewa di berbagai daerah agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka.

 

Sementara itu, Mathias Muchus yang memerankan Pak Mahendra menilai Istimewa menawarkan pandangan yang lebih luas mengenai makna keluarga. Ia melihat ketulusan hubungan antara Mahendra dan anak-anak Rumah Istimewa sebagai salah satu kekuatan utama film tersebut.

“Yang membuat saya jatuh hati pada Istimewa adalah ketulusannya. Film ini mengingatkan kita bahwa keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan,” kata Mathias Muchus.

 

Melalui perjalanan Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul, Istimewa menghadirkan cerita tentang persahabatan, keluarga, kehilangan, keberanian, kasih sayang, dan penerimaan. Film produksi Kairos Film dengan Abdullah Mansuri sebagai produser dan Ruben Adrian sebagai sutradara ini mengajak penonton melihat anak-anak istimewa sebagai pribadi yang memiliki karakter, mimpi, pilihan, dan kehidupan mereka sendiri. Istimewa tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 17 September 2026, sekaligus membawa harapan agar langkah menuju satu juta penonton dapat membuka jalan bagi terwujudnya Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi. (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS