width=
width=

Setahun Purbaya di Kabinet Prabowo, Apa Saja Capaian yang Ditinggalkan?

 

MDI.NEWS, Jakarta – Purbaya Yudhi Sadewa genap sekitar satu tahun menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Prabowo. Dilantik pada 8 September 2025, Purbaya kemudian mengakhiri masa jabatannya setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026. Selama masa tersebut, sejumlah kebijakan dan capaian ekonomi menjadi bagian dari catatan perjalanan Purbaya di pemerintahan.

Salah satu indikator yang banyak disoroti adalah pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data pemerintah, ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan. Di sisi penerimaan negara, penerimaan pajak pada kuartal I 2026 tumbuh 20,7 persen. Pemerintah juga menyatakan APBN tetap berfungsi sebagai shock absorber di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Melansir dari InvestorTrust, Purbaya juga mendorong efisiensi anggaran, termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah pemberitaan menyebut anggaran MBG yang sebelumnya diproyeksikan sekitar Rp330 triliun dapat ditekan menjadi sekitar Rp200 triliun. Selain itu, salah satu kebijakan yang cukup menonjol adalah penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun pada sejumlah bank BUMN untuk memperkuat likuiditas dan mendorong penyaluran kredit.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan Purbaya yang menempatkan efisiensi sekaligus pertumbuhan ekonomi sebagai perhatian selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Namun, catatan satu tahun Purbaya tidak hanya berisi capaian positif. Sejumlah media juga menyoroti pelebaran defisit anggaran, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, serta perubahan outlook kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat.

Karena itu, perjalanan Purbaya dapat dilihat sebagai periode yang memperlihatkan upaya mendorong pertumbuhan dan efisiensi, sekaligus menghadapi tantangan dalam menjaga kredibilitas serta disiplin fiskal.

Pergantian dirinya pada September 2026 menjadi babak baru dalam pengelolaan keuangan negara di bawah Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Imam. S)

WWW.MDI.NEWS