MDI.NEWS, Jakarta – Sebanyak 100 kader dari 10 organisasi kemasyarakatan (Ormas) Bela Negara dan kepemudaan mengikuti Pembinaan Kesadaran Bela Negara Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Luminor Hotel Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran bela negara sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai nilai-nilai dasar bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Subkelompok Bela Negara Bakesbangpol DKI Jakarta, Enylita Tobing, S.E., mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan sikap dan perilaku bela negara yang dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.
“Maksud kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran bela negara bagi peserta guna menumbuhkembangkan sikap dan perilaku serta menanamkan nilai-nilai dasar bela negara. Tujuannya mengimplementasikan serta mengaktualisasikan nilai-nilai dasar bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Enylita dalam laporannya.
Pembinaan tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019, Permendagri Nomor 38 Tahun 2011, serta Permenhan Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Materi pembinaan disampaikan oleh dua narasumber, yakni Kasubdit Bela Negara Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri, dr. Edison Siagian, M.E., serta motivator kebangsaan Drs. H. Bahroin Suryantara, M.A.
Edison Siagian menyampaikan materi bertajuk Pemahaman Konsep dan Implementasi Kebijakan Bela Negara: Permasalahan dan Solusinya.
Ia menekankan bahwa tantangan bela negara pada masa kini tidak hanya berkaitan dengan ancaman fisik, tetapi juga mencakup persoalan ideologi, penyebaran disinformasi, serta melemahnya wawasan kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Bahroin Suryantara membawakan materi Sinergi Ormas dan Masyarakat dalam Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara. Ia menilai Ormas memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun kesadaran bela negara di tengah masyarakat.
“Ormas adalah mitra strategis pemerintah. Sinergi Ormas dan masyarakat adalah kunci menumbuhkan kesadaran bela negara. Dari 100 peserta ini, kami harapkan menjadi kader yang menularkan semangat cinta tanah air di lingkungannya masing-masing,” kata Bahroin.
Kegiatan yang dipandu moderator Katarina Kriheni Wijayanti, Duta Bahasa DKI Jakarta Tahun 2020, tersebut diikuti 10 peserta dari masing-masing Ormas, yakni Forum Kader Bela Negara, Forum Komunikasi Bela Negara, Garda Bela Negara Nasional, Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI), Resimen Mahasiswa Jakarta Raya, FKPPI, Persatuan Putra-Putri Angkatan Darat (PPAD), Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom), Pemuda Pemudi Bela Negara, dan Forum Mahasiswa Kedinasan Daerah.
Melalui pembinaan Angkatan II ini, Bakesbangpol DKI Jakarta mendorong Ormas Bela Negara semakin solid dalam memperkuat kesadaran kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan pekik “Salam Bela Negara!” (***)






