MDI.NEWS, Jakarta — Viddsee bersama Bahagia Tanpa Drama, Z Films, Spectrum Film, dan PK Films merilis trailer resmi serta poster film Siti Si Vampir. Film komedi yang disutradarai Rahabi Mandra tersebut mengangkat persoalan kesenjangan sosial dan tekanan ekonomi yang dihadapi anak muda melalui kisah vampir dengan sentuhan lokal. Senin (28/9/2026).
Trailer memperlihatkan kehidupan Siti, diperankan Satine Zaneta, seorang perempuan muda yang tinggal di rumah susun bersama ayahnya dan bekerja sebagai tukang angkat galon. Di tengah kehidupan yang serba terbatas, Siti melihat sebagian anak muda lainnya dapat menikmati kemewahan. Kondisi tersebut menjadi gambaran perbedaan kelas sosial yang menjadi salah satu tema utama film.
Kehidupan Siti berubah setelah dirinya digigit Nakula, vampir dari kalangan elite yang diperankan Ciccio Manassero. Perubahan tersebut membuat Siti memiliki kesempatan untuk meninggalkan kehidupan sulit yang selama ini dijalaninya dan merasakan kehidupan yang lebih mewah sebagai vampir.
Siti sebelumnya menjalani kehidupan sederhana bersama Dudi, diperankan Ajil Ditto, yang bekerja sebagai teknisi pendingin udara. Ketika memperoleh kekuatan sebagai vampir, Siti dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan kehidupan sebagai manusia atau menerima konsekuensi menjadi vampir untuk selamanya demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Produser Kenny Png mengatakan Siti Si Vampir merupakan proyek ko-produksi internasional antara Singapura dan Indonesia yang menggabungkan cerita sosial-ekonomi dengan persoalan hubungan keluarga.
“Film Siti Si Vampir menjadi proyek ko-produksi internasional yang sangat unik antara Singapura dan Indonesia. Film ini membawa tema sosial-ekonomi yang sangat relevan dengan situasi kehidupan kita saat ini, dan sisi emosional dari relasi anak perempuan dan seorang ayah,” ujar Kenny Png.
Produser Celerina Judisari mengatakan film tersebut menghadirkan cerita tentang perjuangan mempertahankan kehidupan melalui genre drama-komedi dengan konsep vampir lokal. Menurutnya, kisah Siti juga menggambarkan keinginan seseorang untuk memperbaiki kondisi hidup di tengah tekanan ekonomi.
“Melalui film Siti Si Vampir kami ingin menghadirkan keragaman cerita dengan kemasan genre drama-komedi yang memiliki keunikan tentang vampir lokal, sekaligus membawa cerita yang relevan dengan banyak orang mengenai sulitnya bertahan hidup di situasi saat ini. Semua akan dilakukan, termasuk Siti yang ingin hidupnya bisa lebih baik,” ujar Celerina Judisari.
Rahabi Mandra menilai para pemeran muda dalam film tersebut turut memperkuat cerita mengenai keresahan generasi muda. Selain Satine Zaneta, Ajil Ditto, dan Ciccio Manassero, film ini juga dibintangi Shania Gracia, Nugie, dan Kimberly Ryder. Sementara itu, Satine menilai karakter Siti memiliki kedekatan dengan realitas perempuan muda yang menjadi penopang keluarga, termasuk ketika harus menjalankan pekerjaan yang selama ini kerap dianggap sebagai peran laki-laki.
“Ada hal yang menarik dan relate dengan banyak orang di film ini. Bagaimana Siti masih dianggap sebagai tugas atau peran laki-laki. Menurut aku, ini menarik karena film ini tidak hanya berbicara tentang perbedaan kelompok sosialnya, tapi juga tentang bagaimana perempuan bisa mengambil ruang dan peran yang mungkin selama ini dianggap bukan tempatnya,” ujar Satine Zaneta.
Film Siti Si Vampir diproduseri Kenny Png dan Celerina Judisari serta akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @viddseeid, @bahagiatanpadrama, dan @filmsitisivampir. (***)






