width=
width=

Kesbangpol DKI Buka Pembinaan Bela Negara Angkatan II

MDI.NEWS, Jakarta – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Abdul Khalit, membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Angkatan II Tahun 2026 di Luminor Hotel Kota, Jalan Raya Mangga Besar No. 73, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diselenggarakan Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Idewasbang) Bakesbangpol DKI Jakarta.

 

Kegiatan itu diikuti 100 peserta yang berasal dari 10 organisasi kemasyarakatan (ormas) bidang bela negara dan kepemudaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Idewasbang Bakesbangpol DKI Jakarta, para narasumber, moderator, serta perwakilan sejumlah ormas yang mengikuti rangkaian pembinaan.

 

Dalam sambutannya, Abdul Khalit menekankan bahwa konsep bela negara perlu dipahami secara luas dan tidak hanya dikaitkan dengan perjuangan fisik atau peperangan. Menurutnya, bela negara pada masa kini mencakup kesadaran, sikap, dan tindakan warga negara dalam menjaga keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara.

“Ketika kita berbicara tentang bela negara, mungkin sebagian dari kita ada yang membayangkan perjuangan di medan perang dengan mengangkat senjata. Namun, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, makna bela negara jauh lebih luas,” kata Abdul Khalit.

 

Abdul Khalit menjelaskan, bela negara merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat. Ia menilai keberadaan ormas memiliki peran penting karena dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan.

“Bela negara tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, namun harus dilakukan secara kolektif, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, ormas yang bergerak di bidang keagamaan, kepemudaan, sosial, budaya, dan profesi dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, toleransi, solidaritas sosial, partisipasi dalam pembangunan, penguatan ketahanan masyarakat, serta upaya menghadapi berbagai persoalan sosial. Sepuluh ormas yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Forum Kader Bela Negara, Forum Komunikasi Bela Negara, Garda Bela Negara Nasional, Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI), Resimen Mahasiswa Jakarta Raya, FKPPI, Persatuan Putra-Putri Angkatan Darat, Senkom Mitra Polri, Pemuda Pemudi Bela Negara, dan Forum Mahasiswa Kedinasan Daerah.

 

Mengakhiri sambutannya, Abdul Khalit mengajak seluruh peserta menjadikan pembinaan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga Jakarta dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia kemudian membuka kegiatan secara resmi dengan mengucapkan, Bismillahirrahmanirrahim. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber nasional yang membahas penguatan kesadaran bela negara. (***)

WWW.MDI.NEWS