MDI.NEWS, Jakarta—–Mantan Ketua DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi DKI Jakarta, Abdul Haris, angkat bicara terkait pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada Kamis, 14 Mei 2026. Ia menyebut keputusan itu merupakan hal biasa dalam dinamika organisasi.
“Itu hal biasa dinamika dalam berorganisasi, semata-mata untuk kemajuan sebuah organisasi AWPI,” ujar Abdul Haris dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026). Ia berharap AWPI ke depan menjadi organisasi yang besar dan profesional.
Abdul Haris menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi tidak sekadar gelar atau kedudukan. Menurutnya, jabatan merupakan amanah dari organisasi, teman seperjuangan, dan yang utama adalah amanah dari Tuhan.
“Karena itu, jangan pernah meminta-minta jabatan. Kalau memang belum waktunya, meminta hanya akan membebani diri sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, ketika amanah datang, seseorang tidak boleh langsung menolak maupun menerima tanpa pertimbangan. “Ukur dulu kemampuan kita. Sanggupkah kita menjalankannya dengan benar, adil, dan bertanggung jawab?” ujarnya.
Jika merasa mampu dan itu merupakan jalan yang dibuka, Abdul Haris menyarankan agar amanah tersebut diterima dengan tulus dan ikhlas. “Jalankan sebaik mungkin, bukan untuk mencari nama, tapi untuk memberi manfaat,” ucapnya.
Mantan ketua itu juga mengingatkan bahwa roda kehidupan bisa berubah sewaktu-waktu. Hari ini seseorang berada di atas, besok bisa berada di bawah.
“Karena di atas langit masih ada langit. Selalu ada yang lebih tinggi, lebih mampu, dan lebih layak. Jadi jangan pernah merasa paling hebat dan jangan pernah rendah diri saat diturunkan,” katanya.
Abdul Haris menekankan bahwa segala sesuatu di luar perkiraan manusia merupakan bagian dari skenario Tuhan, termasuk jodoh, nasib, jabatan, dan rezeki. Tugas manusia, menurutnya, adalah berusaha maksimal, menjaga amanah dengan jujur, dan menerima setiap hasil dengan lapang dada.
“Kalau diberi, jalankan. Kalau diambil, ikhlaskan. Karena yang kekal bukan jabatannya, tapi jejak baik dan manfaat yang kita tinggalkan. Itulah makna sebenarnya dari sebuah jabatan,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Abdul Haris menyampaikan dukungan untuk kepengurusan AWPI DKI Jakarta yang akan datang.
“Siapapun yang memimpin AWPI DKI Jakarta nanti, itulah yang terbaik.
Berharap kepada jajaran pengurus nanti bisa mendukung bersama untuk suksesnya program AWPI dan tetap semangat,” tutupnya. (***)






