width=
width=
FILM  

Prince Poetiray dan Quinn Salman Perdana Bawakan OST “Sikilku Iso Muni” Na Willa

MDI.NEWS, Jakarta — Lagu original soundtrack (OST) film Na Willa berjudul “Sikilku Iso Muni” untuk pertama kalinya diperdengarkan secara utuh di hadapan publik dalam acara penutupan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu malam (28/2). Penampilan ini menjadi momen spesial karena mempertemukan dua semesta karya anak bangsa dalam satu panggung kolaboratif.

Lagu tersebut dibawakan oleh Prince Poetiray dan Quinn Salman, yang dikenal sebagai pengisi suara sekaligus penyanyi OST film animasi Jumbo. Keduanya tampil bersama para pemeran anak film Na Willa, yakni Luisa Adreena, Freya Mikhayla, dan Ibrahim Arsenio, yang tergabung dalam Geng Krembangan. Kolaborasi ini menghadirkan suasana hangat dan penuh keceriaan yang selaras dengan semangat masa kecil.

Sebelum memperkenalkan lagu terbaru, Prince dan Quinn lebih dahulu menyanyikan “Selalu Ada di Nadimu”, lagu yang telah melekat dalam perjalanan mereka bersama penonton Indonesia. Ribuan pengunjung yang memadati Lapangan Banteng menyambut antusias saat “Sikilku Iso Muni” dinyanyikan secara penuh untuk pertama kalinya di atas panggung terbuka.

Menurut Prince Poetiray, keterlibatannya dalam momen tersebut mengingatkannya pada awal proses kreatif film Jumbo yang juga sarat semangat dan kebersamaan. Ia menyampaikan dukungannya terhadap film Na Willa yang dinilainya memiliki ruh yang tulus dan dekat dengan keluarga.

“Aku senang sekali bisa jadi bagian dari momen pertama kali ‘Sikilku Iso Muni’ dinyanyikan secara penuh di depan publik. Rasanya mengingatkanku ke masa awal mengerjakan Jumbo, sama-sama penuh semangat dan kehangatan. Aku yakin Na Willa juga akan menjadi film yang dekat di hati banyak orang,” ujar Prince.

Penulis dan sutradara film, Ryan Adriandhy, menjelaskan bahwa musik memegang peranan penting dalam membangun emosi cerita. Ia menuturkan bahwa lagu tersebut lahir dari sudut pandang dunia anak-anak yang sederhana, namun kaya imajinasi.

“Di Na Willa, musik bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian dari cara kami bercerita. ‘Sikilku Iso Muni’ lahir dari semangat dunia anak yang polos dan penuh rasa ingin tahu. Kami senang akhirnya lagu ini bisa didengarkan secara utuh oleh publik sebagai langkah awal menuju penayangan film saat Lebaran nanti,” kata Ryan.

Selain penampilan lagu, official trailer Na Willa turut diputar untuk memperkenalkan kembali latar cerita Indonesia era 1960-an yang menjadi dunia Willa. Sejumlah pemeran, termasuk Irma Rihi yang memerankan tokoh Mak, hadir menyapa penonton dan berbagi pengalaman membangun kedekatan emosional sebagai keluarga dalam film tersebut.

Antusiasme pengunjung juga terlihat di area interaktif Na Willa yang dihadirkan dalam rangkaian acara. Booth khusus anak menyediakan aktivitas membaca dan mewarnai, sementara Perpustakaan Keliling mengajak pengunjung menikmati pengalaman literasi di ruang publik. Kegiatan ini memperkuat pesan film tentang pentingnya imajinasi, kebersamaan, dan budaya membaca sejak dini.

Film Na Willa diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo dan diproduksi oleh Visinema Studios. Mengangkat kisah seorang gadis enam tahun yang memandang dunia gang kecilnya sebagai ruang penuh keajaiban, film ini menyoroti proses bertumbuh tanpa kehilangan rasa ingin tahu. Na Willa dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen Lebaran, sebagai perayaan hangat untuk keluarga lintas generasi.  (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS