width=
width=

Upaya Penanggulangan TBC di Kabupaten Bogor Ditingkatkan

MDI.NEWS, Kabupaten Bogor —-Penanggulangan penyakit Tuberkulosis terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor. Melalui Dinas Kesehatan, berbagai langkah strategis dilakukan guna menekan angka penularan penyakit tersebut di tengah masyarakat. Selasa, 14 April 2026.

Upaya ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama jajaran puskesmas, salah satunya melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan warga yang dipusatkan di Puskesmas Cariu, Kecamatan Cariu. Kegiatan ini juga disiarkan secara daring dari kantor kecamatan setempat untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus TBC sekaligus memberikan edukasi terkait penyebaran penyakit, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. Langkah ini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kepala Puskesmas Cariu, dr. Deli, menjelaskan bahwa pemutusan rantai penularan TBC harus dimulai dari proses skrining. Ia menegaskan bahwa tahapan awal tersebut menjadi kunci sebelum pasien menjalani pengobatan lanjutan.

“Pemutusan rantai penularan TBC diawali dengan skrining sebelum masuk dalam tahap pengobatan,” ujar dr. Deli. Ia menambahkan, metode tersebut efektif untuk menekan penyebaran penyakit dalam skala yang lebih luas.

Sementara itu, anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Titi Sundari, mengimbau masyarakat agar tidak merasa malu untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC. Menurutnya, deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan.

“TBC dengan kondisi tertentu, seperti penurunan kesadaran, tidak nafsu makan, atau efek samping pengobatan, harus segera mendapatkan perawatan intensif,” kata dr. Titi Sundari. Ia menegaskan bahwa pasien memerlukan penanganan medis yang tepat sesuai kondisi masing-masing.

Penanganan TBC membutuhkan pengobatan intensif dalam jangka waktu yang cukup lama serta kedisiplinan tinggi dalam mengonsumsi obat. Pemerintah pun terus memperkuat program nasional guna menekan angka kejadian dan kematian akibat penyakit ini.

Secara nasional, upaya penanggulangan diarahkan untuk menurunkan angka kejadian TBC menjadi 85 per 100.000 penduduk serta menekan angka kematian hingga 6 per 100.000 penduduk. Melalui langkah terpadu dan partisipasi masyarakat, target tersebut diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan. (***)

Foto ig: @puskesmas_suranadi

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS