width=
width=
FILM  

Reza Rahadian: “Karakter di Film Ini Tetap Setia pada Novel”

MDI.NEWS, Jakarta——Film Laut Bercerita diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori yang sebelumnya sempat diangkat dalam versi film pendek.

Acara tersebut dihadiri para pemain dan kru film, termasuk aktor Reza Rahadian, dalam konferensi pers film Laut Bercerita digelar di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (24/2/2026), turut berbagi pandangannya mengenai proses penggarapan film panjang tersebut di hadapan awak media.

Pada kesempatan itu, Reza menjelaskan bahwa pengembangan ke format film panjang tidak mengubah karakter secara mendasar. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap berpegang pada deskripsi karakter yang tertuang dalam novel dan skenario.

“Yang jelas dari film pendek ke film panjang, secara karakter tidak ada perubahan yang signifikan. Saya berpegang pada novelnya dan skenarionya,” ujar Reza dalam konferensi pers tersebut.

Ia juga memaparkan bahwa pendekatan pendalaman karakter dilakukan melalui proses reading dan diskusi bersama para pemain lain.

Kebersamaan para pemain, menurut Reza Rahadian, turut menciptakan suasana kerja yang hangat dan penuh energi di sepanjang proses syuting. MDI.NEWS

Menurutnya, interaksi antarpemain menjadi kunci untuk membangun kedekatan emosional yang terasa alami di layar. Reza mengaku lebih sering terlibat dalam obrolan ringan guna membangun chemistry sebelum membahas isu-isu berat yang menjadi latar cerita.

Pengembangan menjadi film panjang, lanjutnya, memberikan ruang lebih luas untuk mengeksplorasi latar belakang tiap tokoh. Penonton diajak memahami bagaimana persahabatan dalam kelompok aktivis mahasiswa itu tumbuh dari beragam fakultas dan karakter yang berbeda. Setiap tokoh memiliki kisah serta keunikan masing-masing yang saling melengkapi.

Reza menyampaikan bahwa semangat kolektif para pemain turut membentuk atmosfer kuat selama proses produksi. Ia merasakan energi kebersamaan yang membangkitkan semangat anak muda, baik di depan maupun di balik kamera.

“Soul-nya masih muda. Spirit itulah yang ingin kami hadirkan dalam film ini,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai film ini tidak hanya berbicara tentang perjuangan, tetapi juga tentang persahabatan, gagasan, dan keberanian menyuarakan pikiran melalui tulisan maupun gerakan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi tonggak penting yang relevan untuk dikenang lintas generasi.

Melalui film ini, para pembuatnya berharap semangat aktivisme dan solidaritas dapat kembali menggugah kesadaran publik. Reza menambahkan bahwa setiap individu pada dasarnya memiliki peran untuk memperjuangkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita semua bisa menjadi aktivis dalam kehidupan masing-masing,” ucapnya.  (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS