MDI.NEWS, Bekasi – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kedai Inspirasi, Rawalumbu, dalam gelaran bertajuk “Halal Bihalal Komika Bersama Kaum Disabilitas” pada Sabtu (4/4). Kegiatan yang dikemas dalam konsep FESTACOM (Festival Stand Up Comedy Inspirasi) ini membuktikan bahwa hiburan komedi dapat berjalan selaras dengan nilai moral, etika, dan semangat inklusivitas.
Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 15.00 WIB tersebut dihadiri peserta dari berbagai wilayah, seperti Bekasi, Jakarta, Depok, hingga Bintaro, menciptakan ruang kebersamaan lintas komunitas.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustadz Eman yang menyampaikan pesan mendalam terkait makna Idulfitri.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menghadirkan komedi yang beretika dan inspiratif.
“Humor yang dibawakan harus mengandung nilai inspirasi, menjaga etika, serta menghindari kata-kata tidak pantas dan isu SARA,” ujarnya.
Selanjutnya, Bang Linov, seorang tour leader Kepulauan Seribu, turut memberikan nuansa reflektif melalui materi komedinya. Ia mengajak audiens untuk senantiasa bersyukur dan menyikapi persoalan hidup dengan sudut pandang yang lebih ringan. Menurutnya, humor dapat menjadi sarana mengubah keresahan menjadi kebahagiaan bersama.
Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan sejumlah komika dan pengisi acara. Bunda Jullie, seorang guru taman kanak-kanak, membagikan kisah-kisah ringan dan menghibur dari pengalaman mengajar.
Sementara itu, Yuditya Yasin dan Dudung, komika yang sedang berkembang, berhasil mengundang tawa penonton dengan materi segar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Memasuki sesi istirahat (isoma), suasana tetap hidup melalui penampilan musik dari Bang Edo Cassanova yang membawakan lagu ciptaannya secara interaktif, mempererat keakraban antar peserta.
Memasuki sesi siang, acara mencapai puncaknya dengan penampilan komika nasional Tata Gibrig yang sukses memancing gelak tawa penonton melalui materi khasnya. Penampilan tersebut dilanjutkan oleh Panca Atis yang tampil dengan punchline tajam dan ritme komedi yang kuat, menambah kemeriahan suasana.
Sebagai penutup, Kak Mul menghadirkan dongeng edukatif bersama boneka “Beben” yang menarik perhatian seluruh peserta, khususnya dari kalangan disabilitas, sekaligus memberikan pesan moral yang mudah dipahami.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas antara komunitas komika dan kaum disabilitas.
Acara ini juga mendapat dukungan peliputan dari berbagai media, di antaranya faktaintegritas.id, detikinformasi.com, inijabar.com, kandidat-kandidat.com, mdinews.com, imbcnews.com, elegannews.com, dan mediainfohukum.com.
FESTACOM 2026 menjadi bukti bahwa komedi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan sarana memperkuat nilai kebersamaan, selama disampaikan dengan santun dan penuh makna.







