width=
width=

Kewaspadaan Campak di Sidoarjo Meningkat

MDI.NEWS, Jakarta —- Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit campak setelah mencatat puluhan kasus yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar penularan tidak meluas di tengah masyarakat. Senin, 13 Arpil 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 74 kasus yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Seluruh kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pemantauan oleh petugas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lasmi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan puluhan sampel pasien ke laboratorium tingkat provinsi untuk memastikan diagnosis lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini hasil uji laboratorium belum keluar sehingga belum dapat dipastikan secara definitif apakah seluruh kasus tersebut merupakan campak. “Ada sekitar 74 sampel yang kami kirimkan, namun sampai sekarang hasilnya belum keluar, sehingga kami belum bisa memastikan secara pasti,” ujarnya.

Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan pemantauan dan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan setempat. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan potensi penyebaran penyakit di masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku khawatir terhadap penyebaran penyakit tersebut karena gejalanya dinilai mirip dengan flu biasa, sehingga sulit dikenali sejak dini tanpa pemeriksaan medis.

Salah satu warga, Amelia, berharap program vaksinasi campak dapat lebih merata hingga ke seluruh puskesmas. “Vaksin campak dan rubella kalau dilakukan secara mandiri biayanya cukup mahal, jadi kami berharap bisa lebih mudah diakses masyarakat,” katanya.

Hingga saat ini, kondisi pasien dilaporkan masih terkendali dan belum ditemukan kasus dengan gejala berat maupun komplikasi serius. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit campak.  (***)

 

Foto : ig, @karkes.surabaya

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS