MDI.NEWS – BOJONGGEDE . Kemeriahan luar biasa menyelimuti Desa Bojonggede pada Minggu, 26 April 2026. Perhelatan Parade Budaya Lebaran Desa Bojonggede yang ke-5 resmi digelar dengan skala yang lebih besar dan meriah, hingga disebut “mengguncang” wilayah Kabupaten Bogor.
Sebanyak 4.000 warga tumpah ruah memadati Lapangan Siaga, Kampung Gedong RW 10. Mereka hadir tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga pelaku seni yang menampilkan berbagai Kreasi dan Pentas Seni budaya Indonesia. Tak ketinggalan, Parade Pawai Dongdang yang menjadi ciri khas daerah turut memamerkan produk-produk unggulan UMKM asli Desa Bojonggede.

Apresiasi dan Semangat Kemandirian
Dalam pidato sambutannya, Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina, menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh warga yang telah antusias berjalan kaki demi menyukseskan acara ini.
”Bojonggede maju! Jika kita ingin maju dan tangguh, diperlukan kecekatan dan ketepatan tanpa harus menunggu perintah. Saya berterima kasih kepada seluruh warga yang hadir hari ini,” ujar Dede Malvina dengan penuh semangat.
Beliau juga mengajak ribuan warga yang hadir untuk mendoakan kesembuhan bagi istri dan anak Bupati Kabupaten Bogor yang sedang kurang sehat, serta mengirimkan doa melalui surah Al-Fatihah untuk almarhum Bang Gisan Lopez, perangkat desa yang telah berpulang 40 hari lalu.
Dukungan Finansial dan Pembangunan Infrastruktur
Kabar baik juga mengalir dalam acara tersebut. Dede Malvina mengungkapkan rasa syukur atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bogor:
Donasi Acara: Bupati Bogor memberikan sumbangan sebesar Rp50.000.000 untuk mendukung kelancaran Parade Pawai Dongdang tahun ini.
Bantuan Keuangan (Bankeu): Meskipun ada penyesuaian dana desa dari pusat, Bupati Bogor tetap mengucurkan bantuan keuangan sebesar Rp1,5 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.
Alokasi Wilayah: Dana tersebut akan difokuskan bagi pembangunan di wilayah RW 11 dan RW 04. Sementara itu, dari anggaran Dana Desa, dialokasikan sebesar Rp250.000.000, di mana sekitar Rp70.000.000 akan digunakan untuk pembangunan di RW 13.
Dede menjelaskan bahwa Desa Bojonggede saat ini memiliki dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah sebesar Rp1,1 Miliar. Ia menegaskan bahwa isu pemotongan dana desa sebenarnya adalah pengalihan menjadi Koperasi Merah Putih, namun warga Bojonggede dipastikan tidak akan kesulitan.
Keunggulan Program UHC Kabupaten Bogor
Menutup sambutannya, Dede Malvina menyoroti keistimewaan Kabupaten Bogor dalam memberikan jaminan sosial bagi warganya. Di saat banyak daerah menghadapi kendala pemutusan BPJS, Kabupaten Bogor hadir sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang memiliki program Universal Health Coverage (UHC) yang mandiri.
”Program UHC kita dibayarkan oleh pekerja daerah, sehingga warga tidak perlu menunggu masa aktif BPJS yang lama. Ini adalah bukti bahwa kabupaten kita benar-benar istimewa dalam mendukung masyarakatnya,” pungkasnya yang disambut seruan “Alhamdulillah” dari ribuan warga.
Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga simbol kekuatan ekonomi lokal dan soliditas warga Desa Bojonggede dalam menjaga kelestarian budaya.
( Kerry )







