MDI.NEWS, Jakarta—-Film Keluarga Suami Adalah Hama persembahan Umbara Brothers Film dan VMS Studio resmi tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026. Film yang dibintangi Omar Daniel, Raihaanun, Meriam Bellina, Sitha Marino, dan Jeremie Moeremans itu mendapat respons positif dari penonton karena dinilai mampu menggambarkan dinamika rumah tangga secara dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jumat, 22 Mei 2026.
Film ini mengangkat persoalan hubungan suami, istri, dan mertua yang kerap terjadi dalam kehidupan pernikahan. Konflik yang dihadirkan terasa realistis karena menampilkan sudut pandang keluarga dengan berbagai persoalan emosional yang sering dialami pasangan suami istri setelah menikah.
Penulis, produser, sekaligus sutradara film, Anggy Umbara, mengungkapkan bahwa cerita dalam Keluarga Suami Adalah Hama sangat dekat dengan pengalaman pribadinya. Ia menyebut banyak adegan di film tersebut terinspirasi dari dinamika yang pernah terjadi di keluarganya sendiri.
“Ini film yang gue banget, sangat terjadi di saya. Istri dan nyokap berseteru selama belasan tahun, makanan yang selalu nggak pas buat nyokap, jadi banyak yang bisa saya masukkan, jujur apa adanya,” ujar Anggy Umbara dalam keterangan resminya.
Anggy menilai persoalan rumah tangga seperti yang dialami tokoh Damar dan Intan dalam film tersebut merupakan hal yang umum terjadi di kehidupan pernikahan. Menurut dia, banyak pasangan mengalami situasi serupa, namun jarang membicarakannya secara terbuka.
“Saya sudah 20 tahun menikah, sudut pandang dari orang pertama melihat dan merasakan ini semua, sesuatu yang kita rasakan tapi nggak pernah dibicarakan,” kata Anggy Umbara.
Melalui film ini, Anggy berharap penonton yang mengalami konflik serupa tidak merasa sendirian. Ia ingin Keluarga Suami Adalah Hama menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat pentingnya membangun komunikasi dan dukungan yang sehat dalam keluarga.
“Semoga sudut pandangnya bisa lebih lebar lagi, dan bisa mencari support system yang baik,” ucapnya.
Film produksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio ini juga bekerja sama dengan 10 Star, SR Film, dan DBay. Film tersebut diproduseri oleh Shalu T.M., Indah Destriana, serta Anggy Umbara yang juga terlibat dalam penulisan naskah.
Sementara itu, VMS Studio merupakan rumah produksi yang berdiri di Jakarta sejak 2022 dengan visi menghadirkan kisah yang menghibur sekaligus relevan bagi penonton lokal maupun internasional. Salah satu proyek perdananya, film Pemandi Jenazah, sukses meraih 3,5 juta penonton di berbagai negara dan menjadi salah satu film Indonesia dengan pendapatan tertinggi di Malaysia.
Di sisi lain, Umbara Brothers Film yang didirikan Danu Umbara pada 1966 terus menunjukkan konsistensinya di industri perfilman nasional. Bersama Anggy Umbara, Bounty Umbara, dan Indah Destriana, rumah produksi tersebut telah menghasilkan puluhan film layar lebar, film digital, hingga serial dengan berbagai genre. Beberapa karya yang mencuri perhatian publik di antaranya Siksa Neraka, Vina: Sebelum 7 Hari, dan Sabar Ini Ujian yang meraih sejumlah penghargaan perfilman nasional. (***)







