MDINEWS, Jakarta — Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bergerak beragam pada Jumat (31/7/2026). Harga daging ayam dan telur ayam mulai turun setelah sempat mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Namun, harga daging sapi masih bertahan tinggi di angka sekitar Rp150.000 per kilogram. Kondisi tersebut diketahui berdasarkan pantauan harga di sejumlah kios pasar pada Jumat pagi. Pada Jumat (31/7/2026).
Aisyah (60), pedagang ayam di lokasi, mengatakan kenaikan harga sejumlah komoditas telah berlangsung lebih dari sepekan. Saat ini, daging ayam dijual sekitar Rp35.000 per kilogram, turun dari Rp45.000 per kilogram pada Jumat (24/7/2026). Sementara itu, harga telur ayam turun menjadi Rp26.000 per kilogram dari sebelumnya Rp30.000. Pedagang menyebut harga telur sempat berada di kisaran Rp24.000 per kilogram saat libur sekolah.
Di tengah turunnya harga ayam dan telur, daging sapi masih menjadi salah satu komoditas protein hewani dengan harga tinggi. Pedagang menyebut biaya impor, termasuk kebutuhan bahan bakar, menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi harga daging sapi. Bahkan, muncul informasi bahwa harga daging sapi berpotensi kembali naik pada September mendatang, meski pedagang belum dapat memastikan kabar tersebut.
Mengutip dari Merdeka.com, harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. Beras premium dijual sekitar Rp17.000 per kilogram, beras medium Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas rendah turun Rp2.000 menjadi Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng curah berada di kisaran Rp20.000 per liter dan gula pasir Rp19.000 per kilogram. Pergerakan harga ini menunjukkan sebagian komoditas mulai mengalami penurunan, tetapi harga daging sapi masih menjadi perhatian masyarakat dan pedagang. (***)






