width=
width=
FILM  

Starvision Rilis Trailer dan Poster Film Agensi Rumah Tangga

MDINEWS, Jakarta – Starvision resmi meluncurkan official trailer dan official poster film Agensi Rumah Tangga dalam acara press conference yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Acara tersebut dihadiri produser Chand Parwez Servia, sutradara Naya Anindita, penulis novel Almira Bastari, penulis skenario Upi, serta jajaran pemain yang dipimpin Enzy Storia dan Afgansyah Reza.

Film yang diadaptasi dari novel karya Almira Bastari ini menghadirkan drama komedi yang mengangkat kehidupan para asisten rumah tangga (ART) dari sudut pandang yang jarang diangkat ke layar lebar. Selain Enzy Storia dan Afgan, film ini juga dibintangi Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Tike Priatnakusumah, Ummi Quary, Dea Panendra, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Astrid Juwita, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, Mega Salsabila, hingga Nazira C. Noer.

Pada kesempatan tersebut, para tamu undangan menjadi yang pertama mendengarkan secara eksklusif lagu Langit Merah Muda yang dibawakan Afgan sebagai original soundtrack film. Lagu tersebut diperkenalkan melalui sesi khusus sebelum resmi dirilis di seluruh platform digital pada 27 Agustus 2026.

Produser Chand Parwez Servia mengatakan proses adaptasi novel menuju layar lebar memerlukan perjalanan yang cukup panjang hingga akhirnya menemukan roh cerita yang tepat. Menurutnya, kolaborasi antara sutradara, penulis skenario, serta para pemain berhasil menghadirkan sebuah karya yang lengkap, memadukan komedi, drama, dan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Film ini bukan hanya relate dengan situasi kita hari ini, tetapi juga menghadirkan hiburan yang seru, kocak, sekaligus memiliki drama yang menyentuh. Saya percaya karya ini akan mendapat tempat di hati penonton,” ujar Chand Parwez Servia.

Sutradara Naya Anindita mengungkapkan ketertarikannya menyutradarai Agensi Rumah Tangga berawal dari cerita yang mengangkat perjuangan perempuan-perempuan pekerja dalam membahagiakan keluarga. Ia menilai profesi ART selama ini lebih sering dilihat dari sudut pandang majikan, sehingga film ini mencoba menghadirkan perspektif yang berbeda dengan tetap dibalut nuansa komedi dan drama.

“Saya ingin memperlihatkan bahwa para ART memiliki cerita, mimpi, dan perjuangan mereka sendiri. Mereka adalah tokoh utama yang layak mendapatkan ruang untuk bercerita,” kata Naya Anindita.

Penulis skenario Upi menyampaikan bahwa proyek tersebut menjadi penyegar setelah cukup lama menggarap film bergenre horor. Ia bersama tim berusaha menghadirkan kisah perempuan pekerja tanpa mengeksploitasi kesedihan, melainkan memperlihatkan ketangguhan mereka dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

“Saya ingin film ini menjadi penyemangat bagi perempuan-perempuan pekerja, baik di kota maupun di daerah. Mereka mungkin tidak memiliki banyak pilihan, tetapi tetap mampu bertahan dan terus berjuang demi keluarganya,” tutur Upi.

Penulis novel Almira Bastari mengaku bangga melihat karya tulisnya diadaptasi menjadi film. Ia mengikuti proses produksi sejak awal dan menilai hasil akhirnya melampaui ekspektasi, berkat kolaborasi seluruh tim produksi, pemain, dan kru yang mampu menghidupkan karakter-karakter dalam novelnya.

Pemeran utama Enzy Storia mengungkapkan rasa bahagianya dapat dipercaya memerankan karakter Katia. Ia mengaku proses syuting berlangsung dalam suasana yang sehat dan menyenangkan, meski tetap dijalankan secara profesional di bawah arahan Naya Anindita.

“Sejak proses casting saya langsung merasa karakter Katia sangat dekat dengan saya. Syutingnya menyenangkan, tetapi tetap profesional. Semoga kebahagiaan selama proses produksi juga bisa dirasakan penonton saat menyaksikan film ini,” ujar Enzy Storia.

Sementara itu, Afgan Syahreza mengaku awalnya terkejut ketika ditawarkan sebagai pemeran Kafka. Selain berakting, ia juga dipercaya menciptakan sekaligus menyanyikan lagu Langit Merah Muda yang disesuaikan dengan alur emosional film berdasarkan arahan sutradara.

Film Agensi Rumah Tangga diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan melalui komedi yang segar, tetapi juga membangun empati terhadap profesi asisten rumah tangga serta perempuan-perempuan pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan banyak keluarga Indonesia. Dengan perpaduan cerita yang hangat, para pemain lintas generasi, dan musik yang mendukung suasana film, Starvision optimistis karya tersebut akan menjadi salah satu tontonan yang berkesan bagi penonton saat tayang di bioskop. (***)

 

 

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS