width=
width=

FOMO di Medsos Ubah Gaya Hidup Anak Muda

Ilustrasi

MDI.NEWS, Bekasi – Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan pengguna media sosial belakangan makin disorot. Rasa takut ketinggalan tren, momen, atau pengalaman yang sedang viral ini dinilai mulai memengaruhi pola hidup masyarakat, khususnya generasi muda, Kamis (6/8/2026).

FOMO muncul akibat cara kerja algoritma media sosial yang cenderung menampilkan sisi terbaik kehidupan orang lain, mulai dari liburan mewah, pencapaian karier, hingga gaya hidup glamor. Ditambah budaya flexing yang makin marak, standar hidup yang ditampilkan di media sosial pun kerap dianggap tidak realistis oleh sebagian pengamat media digital.

Dampak FOMO terlihat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Di sektor konsumsi, banyak orang membeli barang atau mengikuti tren bukan karena kebutuhan, melainkan karena takut dianggap ketinggalan zaman. Fenomena ini juga terlihat dari maraknya war tiket konser dan tren staycation di hotel-hotel yang viral di media sosial.

Menanggapi fenomena ini, sejumlah pihak menyarankan penerapan digital detox atau pengurangan waktu bermain media sosial secara berkala. Konsep Joy of Missing Out (JOMO) juga mulai digaungkan sebagai alternatif, di mana seseorang belajar menikmati momen tanpa harus terus mengikuti tren yang berkembang.

Para pemerhati media sosial mengingatkan pentingnya kesadaran diri (self-awareness) dalam bermedia sosial, mengingat konten yang ditampilkan di platform digital umumnya hanya menggambarkan sebagian kecil dari kehidupan nyata seseorang.

WWW.MDI.NEWS