width=
width=

FKI Gelar Konferensi, Dorong Intelektual Berikan Sumbangsih Pemikiran untuk Kemajuan Bangsa

JAKARTA TIMUR, MDI.News Forum Kepakaran Indonesia (FKI) menggelar konferensi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran kaum intelektual dalam memberikan pemikiran, masukan, serta sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu restoran di wilayah Jakarta Timur pada Kamis, 10 September 2026. Konferensi dihadiri jajaran dan anggota FKI yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan keilmuan.

Ketua Umum Forum Kepakaran Indonesia (FKI), Dr. Risman Pasaribu, S.E., M.M., mengatakan bahwa FKI merupakan wadah yang menghimpun para profesor, doktor, serta intelektual dari berbagai bidang keilmuan. Menurutnya, keberadaan FKI diharapkan tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi kalangan akademisi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Indonesia.

“FKI ini adalah kumpulan profesor, doktor, dan intelektual. Kami berharap para intelektual ini bisa memberikan pemikiran dan sumbangsihnya terhadap negara ini,” ujar Dr. Risman dalam konferensi tersebut.

Ia menjelaskan, pemikiran dari kalangan akademisi dan intelektual memiliki peran penting dalam membantu memberikan perspektif yang objektif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Karena itu, FKI berkomitmen untuk mendorong lahirnya gagasan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi berbagai pihak.

Selain memberikan masukan, FKI juga mendorong kegiatan penelitian sebagai salah satu bentuk kontribusi intelektual. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai berbagai persoalan sekaligus menawarkan alternatif solusi yang dapat dipertimbangkan dalam proses pembangunan.

“Kami ingin memberikan masukan dan penelitian demi kemajuan bangsa,” katanya.

Menurut Dr. Risman, pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk akademisi, profesional, peneliti, dan intelektual. Kolaborasi antarkomponen tersebut dinilai penting agar berbagai kebijakan dan program pembangunan dapat disusun berdasarkan kajian, data, serta pertimbangan yang matang.

Konferensi FKI juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan bertukar gagasan di antara para anggota. Diskusi yang berkembang diharapkan dapat menghasilkan pemikiran konstruktif yang dapat dikembangkan menjadi rekomendasi maupun program penelitian.

FKI menilai bahwa intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memikirkan masa depan bangsa. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui penelitian, pendidikan, pemberian masukan, serta gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan konferensi ini, FKI berharap semakin banyak pemikiran dan kajian yang dapat disumbangkan untuk menjawab berbagai tantangan Indonesia ke depan. FKI juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar gagasan dan hasil penelitian yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Dengan semangat tersebut, Forum Kepakaran Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah bagi para intelektual dalam bertukar pikiran, melakukan kajian, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.

WWW.MDI.NEWS