JAKARTA Ketua Umum Forum Kepakaran Indonesia (FKI) Dr. Risman Pasaribu, S.E., M.M., bersama Ketua Umum Asistensi Media Nasional (AsMEN) Nurkholis menghadiri Simposium Nasional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) bertajuk “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa” yang digelar di Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.
Rangkaian simposium berlangsung selama dua hari, 9–10 September 2026, dan menjadi bagian dari peringatan Milad ke-60 KAHMI. Forum tersebut diikuti hampir 1.000 peserta dari keluarga besar KAHMI dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah tokoh nasional. Simposium dibuka oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Turut hadir Ketua Dewan Penasihat MN KAHMI Akbar Tanjung, Presidium MN KAHMI Ahmad Doli Kurnia, serta Dr. Sutomo.
Sejumlah tokoh juga tampil sebagai narasumber, di antaranya Fuad Bawazier, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bambang Hariyadi. Sementara pada rangkaian hari kedua, forum menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto serta Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Presidium MN KAHMI Romo Muhammad Syafii, yang menggagas simposium, menyampaikan bahwa KAHMI ingin menjadi bagian dari kekuatan intelektual bangsa yang mampu memberikan pemikiran, solusi, serta kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.
Menurut Romo Muhammad Syafii, berbagai gagasan yang muncul dalam simposium tidak hanya menjadi pembahasan internal, tetapi akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai masukan bagi pembangunan nasional.“KAHMI ingin hadir bukan sekadar sebagai penonton, melainkan sebagai kekuatan intelektual yang ikut berpikir, menawarkan solusi, dan memberikan kontribusi bagi perjalanan bangsa.”
Pernyataan tersebut menegaskan posisi KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah yang independen dan konstruktif, dengan tetap memberikan kritik, masukan, serta rekomendasi secara objektif dan bertanggung jawab.
FKI dan AsMEN Dorong Peran Intelektual dan Media
Kehadiran Dr. Risman Pasaribu selaku Ketua Umum Forum Kepakaran Indonesia (FKI) dan Nurkholis selaku Ketua Umum Asistensi Media Nasional (AsMEN) menjadi bagian dari keterlibatan unsur intelektual dan media dalam ruang diskusi kebangsaan tersebut.
Risman Pasaribu melihat forum semacam ini penting sebagai ruang bertemunya para akademisi, intelektual, tokoh masyarakat, organisasi alumni, serta berbagai elemen bangsa untuk bertukar gagasan mengenai masa depan Indonesia.
Sementara itu, Nurkholis menilai peran media tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal pembangunan, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta mendorong lahirnya gagasan yang konstruktif bagi kepentingan bangsa.
Menurutnya, media dan organisasi intelektual dapat saling bersinergi dalam membangun budaya saling menjaga, saling mengawasi, dan saling memberikan masukan demi kepentingan masyarakat dan negara.
Simposium Nasional KAHMI tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Indonesia, penguatan kedaulatan bangsa, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.






