MDI.NEWS, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) tengah mempersiapkan agenda Hari Lahir (Harlah) AsMEN ke-5 sekaligus diskusi publik (seminar) mengenai wawasan kebangsaan yang direncanakan berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada Oktober 2026.
Hal itu disampaikan oleh Waketum DPP AsMEN Abdul Haris saat mendampingi Ketua DPW AsMEN DKI Jakarta Dr. H. Vathurrohman, S.E., M.M dan jajarannya beraudiensi dengan Kesbangpol, pada Jum’at (18/9/2026).
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, tokoh masyarakat, serta insan media. Rencana kegiatan ini memiliki relevansi dengan agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat wawasan kebangsaan.
Melansir dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, pemerintah daerah bersama Lemhannas RI telah menandatangani nota kesepakatan pada 28 Januari 2026 untuk meningkatkan ketahanan nasional, pendidikan kepemimpinan, pemantapan nilai-nilai kebangsaan, dan kajian strategis di wilayah Jakarta.
Penguatan peran organisasi kemasyarakatan juga menjadi perhatian Kesbangpol DKI Jakarta. Dalam kegiatan Implementasi Kebijakan Organisasi Kemasyarakatan di Jakarta Pusat pada 10 September 2026, Kesbangpol menegaskan bahwa ormas merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, merawat nilai kebangsaan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Kegiatan tersebut diikuti 15 organisasi kemasyarakatan.
Selain pembinaan ormas, program wawasan kebangsaan juga menyasar generasi muda. Kesbangpol Jakarta Barat pada 27 Agustus 2026 menggelar sosialisasi pemantapan wawasan kebangsaan yang diikuti 70 pelajar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai persatuan, kebangsaan, dan karakter positif di kalangan generasi muda.
Melalui agenda Harlah dan diskusi publik tersebut, AsMEN diharapkan dapat menghadirkan pembahasan yang konstruktif mengenai pengamalan Pancasila, persatuan dalam keberagaman, peran media, serta kontribusi organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nasional.
Forum ini juga dapat menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan insan media. Rencana kegiatan di Balai Kota DKI Jakarta selanjutnya akan dikoordinasikan bersama pihak terkait. Adapun waktu pelaksanaan, tema resmi, narasumber, serta susunan acara akan disampaikan setelah proses persiapan dan konfirmasi tempat selesai dilakukan. (Imam. S).






