Mdi.News Achmad Fanani Rosyidi SETARA Institute mencatatnya sebagai peneliti Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB).
Profil Achmad Fanani Rosyidi
Achmad Fanani Rosyidi merupakan aktivis, peneliti, dan pegiat hak asasi manusia yang memiliki perhatian pada isu kebebasan beragama dan berkeyakinan, demokrasi, pluralisme, Papua, keamanan, serta hak asasi manusia.Achmad Fanani Rosyidi, yang akrab dikenal sebagai Awe, tercatat sebagai Peneliti Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) di SETARA Institute sejak 2014. Sebelum dan dalam perjalanan aktivitas risetnya, ia juga pernah terlibat di ELSAM dan LP3ES.
Dalam kiprahnya, Awe terlibat dalam berbagai penelitian mengenai kondisi kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia, indeks HAM, inklusi sosial, serta isu ekonomi kaum muda dan kebijakan kontraterorisme. Ia juga menjadi penulis sejumlah publikasi, salah satunya “Ambiguitas Politik HAM di Papua”, yang mengkaji kondisi HAM dan pendekatan kebijakan negara di Papua.
Setara
Selain sebagai peneliti, Achmad Fanani Rosyidi aktif sebagai penulis, fasilitator, dan pembicara dalam berbagai forum HAM, media, akademik, dan kebijakan publik. Ia juga tercatat pernah terlibat dalam organisasi kepemudaan dan gerakan masyarakat sipil, antara lain sebagai Wasekjen PB HMI (2022), Koordinator KOMPAK (2015), serta Koordinator Nasional Federasi Mahasiswa Kerakyatan/FMK (2018).
Dari rekam jejak tersebut, Achmad Fanani Rosyidi dapat dipandang sebagai salah satu aktivis dan peneliti dari kalangan masyarakat sipil yang konsisten mengangkat isu HAM, kebebasan beragama, toleransi, demokrasi, dan keadilan sosial. Ia juga tercatat terlibat dalam berbagai kerja advokasi dan forum masyarakat sipil, termasuk dalam isu HAM dan kebebasan sipil.
Ia menempuh pendidikan Sarjana Hubungan Internasional di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan tercatat melanjutkan studi magister di bidang Kesejahteraan Sosial serta Filsafat Politik. Ia juga mengikuti sejumlah pendidikan nonformal, antara lain SeHAMA KontraS, Security Sector Reform IDSPS, dan Kalabahu LBH Jakarta.






