width=
width=
TOKOH  

Sanusi Nyatakan Kesiapan Isi Kursi Wakil Bupati Bekasi

MDI.NEWS, Bekasi – Dinamika politik di Kabupaten Bekasi semakin berkembang setelah Bupati Bekasi resmi dilantik dan menjalankan tugas secara definitif. Kondisi tersebut menyusul adanya kekosongan jabatan Wakil Bupati yang membuka peluang bagi partai politik pengusung pada Pilkada sebelumnya untuk mengusulkan kader terbaiknya. Situasi ini menjadi perhatian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Bekasi. Minggu (8/11/2026).

Sanusi, yang menjabat sebagai Bendahara PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, menyampaikan bahwa partainya melihat peluang untuk mengisi posisi Wakil Bupati yang saat ini kosong. Sebagai salah satu partai pengusung dalam Pilkada sebelumnya, PDI Perjuangan memiliki kepentingan politik sekaligus kesempatan untuk berkontribusi dalam proses pengisian jabatan tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Sanusi, partainya telah melakukan proses penjaringan dan penyaringan terhadap sejumlah kader yang dinilai memiliki kapasitas untuk mengisi posisi Wakil Bupati. Langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan internal partai dalam menghadapi perkembangan politik dan pemerintahan di Kabupaten Bekasi.

Sanusi juga secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk ikut dalam proses pengisian jabatan tersebut. Ia menilai momentum kekosongan kursi Wakil Bupati merupakan kesempatan bagi kader partai untuk menunjukkan komitmen dan pengabdian terhadap organisasi maupun masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya sebagai kader, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari PDI Perjuangan, melihat momentum ini tentu harus bergerak. Saya bersedia apabila diberikan kesempatan untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati,” ujar Sanusi.

Ia menambahkan, pengisian jabatan Wakil Bupati diharapkan dapat memperkuat peran partai dalam pemerintahan sekaligus mendorong peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilihan mendatang. Meski demikian, Sanusi mengajak seluruh pihak untuk menyikapi dinamika politik daerah secara bijaksana, menjaga suasana kondusif, serta mengutamakan kekompakan dalam kehidupan berorganisasi dan penyelenggaraan pemerintahan.

Terkait berbagai isu politik nasional, termasuk persoalan penyadapan yang menjadi perhatian publik, Sanusi memilih tidak memberikan tanggapan lebih jauh. Ia berpandangan bahwa persoalan tersebut telah memiliki pihak-pihak yang berwenang untuk menanganinya. Menurutnya, perhatian terhadap persoalan dan kepentingan daerah juga perlu menjadi prioritas bagi para kader politik di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, dalam menyikapi persoalan daerah, Sanusi menyatakan PDI Perjuangan berupaya mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah. Ia menilai diperlukan program dan langkah konkret agar sampah dapat dikelola secara baik, sehingga persoalan lingkungan di Kabupaten Bekasi dapat ditangani secara berkelanjutan.

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS