width=
width=

Diduga Disodomi Berulang oleh Guru Ngaji, Bocah 13 Tahun di Bekasi Meninggal dengan HIV

Sumber/Dok. MDI.NEWS

MDI.NEWS | Bekasi – Seorang anak laki-laki berinisial AL (13), warga Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi, meninggal dunia diduga akibat komplikasi HIV, Rabu (29/7/2026). Pihak keluarga menyebut kondisi tersebut bermula dari kekerasan seksual yang dialami korban sebanyak empat kali sejak 2024, diduga dilakukan oleh seorang guru mengaji di lingkungan tempat tinggalnya.

Kakak kandung korban, Melvi, mengatakan gejala fisik pada AL mulai muncul sejak Oktober, ditandai kelemahan pada bagian kaki hingga korban akhirnya tidak lagi mampu berjalan. Kondisi itu membuat keluarga membatalkan rencana pendaftaran AL ke jenjang SMP yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Menurut Melvi, AL sempat menunjukkan tanda-tanda tertekan secara psikologis dan diduga menerima ancaman dari terduga pelaku berinisial EN, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat di lingkungan tersebut. Ancaman itu disebut menjadi salah satu alasan AL tidak segera menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga.

Keluarga sempat berencana melaporkan kasus ini ke kepolisian melalui kerabat yang berprofesi sebagai ASN Polri. Namun rencana itu diurungkan lantaran keluarga khawatir AL harus menjalani proses hukum sebagai saksi di tengah kondisi kesehatannya yang terus menurun. Di sisi lain, ketua RT dan RW setempat dinilai bersikap pasif menanggapi persoalan ini.

Melvi turut menyebut adanya dugaan korban lain selain AL, meski informasi itu baru berdasarkan keterangan tidak langsung dan belum dapat dikonfirmasi. Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kesehatan (Kemenkes) Kota Bekasi maupun RT/RW setempat disebut belum memberikan konfirmasi resmi terkait kasus tersebut.

WWW.MDI.NEWS