width=
width=

Foperlam Dukung Kolaborasi Ormas Binaan Kesbangpol Sukseskan 500 Tahun Jakarta

MDI.NEWS, Jakarta — Forum Perempuan Lampung (Foperlam) menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) binaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan rangkaian kegiatan 5in1 menuju 500 tahun Jakarta sebagai kota global. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, pemberdayaan perempuan, serta mewujudkan Jakarta yang adil dan inklusif.

 

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum Foperlam, Lis Aulia, dalam rapat koordinasi bersama Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Abdul Khalid. Dalam pertemuan itu, Foperlam menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan organisasi perempuan lintas daerah, komunitas, serta elemen masyarakat lainnya demi memperluas peran perempuan dalam kehidupan sosial dan pembangunan Ibu Kota.

 

Lis Aulia menjelaskan, Foperlam merupakan wadah pemersatu perempuan asal Lampung yang berada di Jakarta. Organisasi tersebut berupaya membangun kebersamaan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas, perlindungan, edukasi, dan kesetaraan bagi perempuan. “Foperlam adalah wadah persatuan perempuan Lampung yang ada di Jakarta untuk bersama-sama bersinergi dengan organisasi perempuan dari berbagai daerah dan organisasi masyarakat lainnya dalam membangun kebersamaan, martabat, kecerdasan, perlindungan, edukasi, dan kesetaraan gender,” ujar Lis.

 

Menurut Lis, peringatan 500 tahun Jakarta tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial. Momentum bersejarah tersebut juga perlu dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas perempuan Nusantara, meningkatkan kontribusi organisasi kemasyarakatan, serta membangun kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi persamaan hak dan penghormatan terhadap keberagaman.

 

Sebagai bentuk dukungan, Foperlam berkomitmen mengambil bagian dalam puncak kegiatan 500 tahun Jakarta yang menjadi salah satu agenda dalam rangkaian 5in1. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Lapangan Banteng pada 11–13 Desember 2026 dan Balai Agung, Jakarta Pusat. Pelaksanaannya melibatkan berbagai organisasi masyarakat dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kesbangpol DKI Jakarta, serta Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

 

Lis menambahkan, keterlibatan Foperlam dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi organisasi untuk menjadi forum perempuan Lampung yang mandiri, bermartabat, berdaya saing nasional, serta terdepan dalam pemberdayaan perempuan berbasis nilai kekeluargaan dan budaya Lampung. Visi itu menjadi landasan bagi organisasi dalam memperluas kerja sama, memperkuat kapasitas anggota, dan mendorong kontribusi nyata perempuan di tengah masyarakat.

 

Dalam menjalankan visi tersebut, Foperlam mengusung enam misi utama, yakni pemberdayaan ekonomi melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, advokasi dan perlindungan perempuan serta anak, pelestarian budaya Lampung, penguatan sinergi nasional, dan pemeliharaan solidaritas kekeluargaan. Seluruh misi tersebut diharapkan dapat mendukung peran perempuan dalam pembangunan sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas di Jakarta.

 

Melalui semangat Sai Bumi Jurai yang bermakna persatuan dalam keberagaman, Foperlam berharap rangkaian kegiatan 5in1 menuju 500 tahun Jakarta dapat menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan lintas etnis, termasuk masyarakat Minang dan Lampung, bersama organisasi kemasyarakatan lainnya. “Sai Bumi Jurai Perempuan Lampung Kuat, Perempuan Lampung Hebat,” pungkas Lis Aulia, menegaskan semangat Foperlam untuk turut mewujudkan Jakarta yang adil, setara, inklusif, dan bermartabat. (***)

WWW.MDI.NEWS