width=
width=

Mahasiswa IAI Al-Azis Ajarkan Anak Yatim Matematika Kreatif Lewat Pembuatan Cokelat Karakter

MDINEWS, Bekasi – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Azis mengajarkan Anak Yatim belajar matematika produktif melalui kegiatan pembuatan cokelat karakter, di Yayasan Rindang, Jl. mangga RT 01/11 Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi. Senin, (10/8/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa IAI Al-Azis ini digelar di Yayasan Rindang dan dipandu oleh Subekti, mahasiswa yang bertindak sebagai fasilitator sekaligus pemandu belajar matematika.

Dalam sesi tersebut, Subekti mengenalkan konsep matematika produktif dengan mengaitkan hitungan sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, dan perkalian pada praktik nyata berwirausaha. Anak-anak diajak menghitung modal usaha, hasil penjualan, hingga keuntungan dari produk cokelat yang mereka buat sendiri.

Sebagai contoh, dengan modal Rp140.000, anak-anak dapat memproduksi 80 buah cokelat karakter yang dijual seharga Rp2.000 per buah, sehingga total penjualan mencapai Rp160.000. Dari perhitungan tersebut, anak-anak diajak menemukan sendiri besar keuntungan yang diperoleh, yakni sebesar Rp20.000.

Setelah sesi berhitung, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membuat cokelat karakter menggunakan bahan cokelat rasa manis dan cokelat warna-warni yang dicetak menjadi berbagai bentuk lucu, sebelum didinginkan di dalam kulkas hingga mengeras sempurna.

Metode belajar sambil berkarya ini bertujuan menanamkan pemahaman matematika secara aplikatif sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini pada anak-anak binaan Yayasan Rindang.

Subekti, salah satu Mahasiswa mengaku terkesan dengan kegiatan tersebut. “Sangat menarik, kami datang untuk belajar, ternyata kami membawa banyak pelajaran,” ujarnya

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini menjadi bukti bahwa PPL mahasiswa IAI Al-Azis mampu menghadirkan inovasi pendidikan yang kreatif dan aplikatif, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang lebih. (***)

Penulis: Dewi Ratnawati
WWW.MDI.NEWS