MDI.NEWS, Jakarta——Konferensi pers film Senin Harga Naik digelar dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari para pemain serta kru. Acara yang dihadiri sejumlah pemeran utama seperti Nadya Arina, Meriam Bellina, Brandon Salim, dan Hamish Daud itu menjadi ajang berbagi cerita tentang proses kreatif sekaligus pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Film produksi Star Vision ini dijadwalkan tayang pada momen Lebaran 2026. Selasa, (3/3/26) di Epicentrum XXI Rasuna Said Kuningan Jakarta.
Film ini mengangkat kisah keluarga dengan konflik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Cerita berpusat pada sosok ibu tunggal yang berusaha mempertahankan usaha toko roti sekaligus menjaga keutuhan keluarganya. Melalui dinamika hubungan ibu dan anak, film ini menggambarkan perbedaan cara mengungkapkan kasih sayang yang kerap memicu kesalahpahaman, terutama di tengah tekanan ekonomi dan ambisi pribadi masing-masing anggota keluarga.
Produser menyampaikan bahwa Lebaran dipilih sebagai waktu tayang karena momen tersebut identik dengan kebersamaan keluarga. Ia menegaskan bahwa film ini diharapkan menjadi ruang refleksi bagi penonton untuk kembali memaknai arti pulang dan berdamai. “Lebaran adalah waktu yang sakral untuk berkumpul. Kami ingin film ini menjadi perayaan tentang keluarga dan kesempatan untuk saling memeluk kembali,” ujarnya.
Sutradara menambahkan bahwa konflik dalam film tidak semata-mata menonjolkan pertentangan, melainkan memperlihatkan bahasa cinta yang berbeda antara orang tua dan anak. Ia menjelaskan bahwa perbedaan sudut pandang sering kali menimbulkan jarak emosional. “Kadang kita sama-sama saling sayang, tetapi cara menyampaikannya berbeda. Di situlah sering muncul salah paham,” tuturnya.
Sebagai pemeran utama, Nadya Arina mengaku menemukan kedekatan emosional dengan karakter yang ia perankan. Ia menyampaikan bahwa tokoh tersebut memiliki dorongan kuat untuk membuktikan diri, sesuatu yang menurutnya relevan dengan banyak anak muda saat ini. “Ada sisi dalam diri yang merasa harus terus membuktikan nilai diri, padahal tidak ada garis akhir yang jelas,” katanya.
Meriam Bellina yang memerankan sosok ibu menilai karakter tersebut mewakili banyak ibu di Indonesia, khususnya mereka yang menjadi orang tua tunggal. Ia menegaskan bahwa karakter itu keras bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap anak-anaknya. “Sebagai ibu, tanggung jawabnya berat. Kadang cara menyayangi terlihat seperti mengatur, padahal tujuannya agar anak-anaknya baik-baik saja,” ucapnya.
Brandon Salim dan Hamish Daud juga menyoroti pesan film tentang keseimbangan antara ambisi pribadi dan keharmonisan keluarga. Mereka menilai cerita dalam film memberikan ruang bagi penonton untuk menafsirkan sendiri makna keberhasilan dan harga yang harus dibayar dalam meraihnya. Unsur komedi yang diselipkan di beberapa adegan turut memperkaya dinamika cerita tanpa mengurangi kedalaman emosi.
Melalui Senin Harga Naik, para pembuat film berharap penonton dapat merasakan kembali kehangatan rumah dan pentingnya rekonsiliasi sebelum terlambat. Film ini tidak hanya menyuguhkan drama keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap hubungan membutuhkan kesabaran dan keberanian untuk saling memahami. Dengan balutan cerita sederhana namun menyentuh, film ini diyakini akan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga pada Lebaran 2026. (***)







