Mdinews, JAKARTA — Yayasan AsMEN Peduli Bangsa ikut menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional bersama Kesbangpol DKI Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Tim AsMEN Peduli berpartisipasi dalam aksi edukasi publik dan ruang diskusi interaktif serta membangun kesadaran, khususnya generasi muda dan orang tua, mengenai pentingnya pengelolaan utang negara yang transparan serta bebas dari korupsi.
Melalui booth edukasi dan pembagian brosur interaktif, tim Asmen Peduli mengajak para pengunjung dan orang tua peserta acara untuk berdiskusi langsung mengenai kondisi fiskal bangsa sekaligus berkontribusi bantu bayar utang negara.
Aksi ini mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan ruang diskusi tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait masa depan anak-anak Indonesia.
“Pemerintah tolong cermati lagi untuk mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset. Dengan disahkannya aturan tersebut, aset hasil korupsi bisa digunakan untuk membayar utang negara yang semakin menumpuk, sehingga anak-anak tidak terbebani,” ujar Harlina Yulianti, salah satu orang tua peserta yang berdiskusi di booth Asmen Peduli, Selasa (28/7/2026).
Selain membuka forum diskusi, program Asmen Peduli juga menyoroti pentingnya menyuarakan penghentian ketergantungan pada pinjaman luar negeri agar tidak menjadi beban finansial bagi generasi penerus di masa mendatang.
“Stop untuk menambah utang atau pinjaman ke negara lain karena itu menjadi beban anak-anak bangsa ke depannya. Indonesia tidak akan mencapai visi Indonesia Emas jika masih menanggung utang negara yang sangat banyak,” tambah Harlina saat menyampaikan pandangannya kepada tim.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Asmen Peduli tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memfasilitasi partisipasi aktif masyarakat lewat program bantu bayar utang negara dalam bentuk donasi berbasis QRIS.
Seluruh tata kelola dana dan laporan kegiatan gerakan ini ditampung dalam rekening khusus dan dikawal langsung oleh akuntan publik serta dapat dipantau secara terbuka melalui situs resmi asmenpedulibangsa.org.






