width=
width=

Safari Ramadan di Cilangkap, Wapres Dorong Transformasi Pesantren Jadi Pusat Ekonomi dan Inovasi

Safari Ramadan di Cilangkap, Wapres Dorong Transformasi Pesantren Jadi Pusat Ekonomi dan Inovasi. Sumber: Instagram/@ kemensetneg.ri

MDI NEWS – Gibran Rakabuming Raka melaksanakan kunjungan Safari Ramadan ke Pesantren Al Hamid di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (03/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya transformasi pesantren sebagai pusat pengembangan ekonomi umat sekaligus inkubator inovasi di era digital.

Kedatangan Wapres disambut hangat oleh para kiai, pengasuh pesantren, serta ratusan santri yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari dialog kebangsaan hingga buka puasa bersama.

Dalam arahannya, Wapres menyoroti pesatnya perkembangan teknologi global yang menuntut seluruh elemen bangsa, termasuk pesantren, untuk beradaptasi. Ia menegaskan bahwa santri masa kini tidak cukup hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga harus mampu menguasai teknologi modern.

“Santri harus melek teknologi. Pertanian dan peternakan modern, robotic, blockchain, hingga artificial intelligence (AI) adalah bidang-bidang yang perlu mulai disentuh oleh pesantren,” ujar Wapres.

Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang mampu melahirkan wirausahawan muda dan inovator teknologi berbasis nilai-nilai keislaman.

Wapres menambahkan, para santri harus berani menjadi pencipta peluang dan solusi, bukan sekadar pencari kerja. Transformasi pesantren, kata dia, harus diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, kemandirian, serta kemampuan problem solving yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Santri harus menjadi pelopor inovasi, menjadi bagian dari perubahan, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai akhlak yang selama ini menjadi ciri khas pesantren,” tegasnya.

Ia menilai, kombinasi antara penguasaan teknologi dan penguatan akhlak akan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi unggul yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menegaskan komitmen pemerintah menjadikan pesantren sebagai bagian integral dari agenda pembangunan nasional. Dukungan terhadap digitalisasi, penguatan kewirausahaan, hingga akses pembiayaan bagi pesantren akan terus diperluas.

Pemerintah mendorong agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat ekonomi kreatif, agribisnis modern, serta laboratorium inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Santri masa kini harus tampil sebagai generasi yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga menjadi motor kemajuan dan transformasi ekonomi,” pungkas Wapres.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan peran strategis pesantren dalam membangun Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing di tengah perubahan global.

Sumber: BPMI Setwapres

WWW.MDI.NEWS