width=
width=

Cilincing Punya Hutan Mangrove yang Menyejukkan

MDI.NEWS, Jakarta — Selama ini Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, lebih dikenal sebagai kawasan industri dengan aktivitas truk kontainer yang padat, jalanan berdebu, serta kemacetan yang hampir terjadi setiap hari. Namun, di balik citra tersebut, tersimpan sebuah ruang terbuka hijau yang menawarkan suasana berbeda, yakni Hutan Kota Mangrove Rorotan. Pada Kamis, (25/06/2026).

Keberadaan kawasan hijau ini menjadi bukti bahwa Cilincing tidak hanya identik dengan kawasan industri. Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, masyarakat masih dapat menemukan area yang asri dan menyejukkan untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk lalu lintas.

Hutan Kota Mangrove Rorotan berlokasi di Jalan Malaka I, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Lokasinya dapat dijangkau melalui Jalan Akses Marunda dengan mengikuti arah menuju kawasan Pasmar 1, kemudian melintasi perbatasan Marunda dan Rorotan hingga memasuki Jalan Malaka.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @teropongrakyat.co, kreator konten memperlihatkan rute menuju lokasi secara rinci. Ia menunjukkan sejumlah titik penanda, mulai dari gerbang Pasmar 1, Gapura Rorotan, kawasan pemakaman Malaka, hingga deretan pedagang yang menjadi patokan sebelum memasuki area hutan.

Ia mengatakan bahwa banyak orang mengira Cilincing hanya dipenuhi debu dan kemacetan. Menurutnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena kawasan itu juga memiliki ruang hijau yang masih alami.

“Cilincing enggak melulu isinya debu sama macet. Di sini juga ada hutan kota mangrove yang suasananya adem,” ujarnya dalam video yang diunggah di media sosial.

Rimbunnya pepohonan mangrove di kawasan tersebut menciptakan suasana yang teduh dan nyaman. Gemerisik daun serta semilir angin menjadi pemandangan yang kontras dengan aktivitas kendaraan berat yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Selain menawarkan suasana alami, hutan kota ini juga memiliki fungsi ekologis yang penting. Kawasan mangrove berperan dalam menjaga kualitas udara, membantu menyerap emisi karbon, mengurangi dampak abrasi di wilayah pesisir, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Keberadaan ruang terbuka hijau ini juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat ekosistem mangrove sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir Jakarta Utara.

Bagi masyarakat yang ingin melepas penat tanpa harus bepergian jauh, Hutan Kota Mangrove Rorotan dapat menjadi pilihan destinasi rekreasi ringan bersama keluarga maupun teman. Suasananya yang tenang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan keramaian kawasan industri di sekitarnya.

Masyarakat berharap keberadaan kawasan hijau tersebut terus dirawat dan dikembangkan agar manfaat ekologisnya tetap terjaga. Perawatan yang berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga fungsi hutan mangrove sebagai paru-paru hijau sekaligus ruang publik yang nyaman bagi warga.

Hadirnya Hutan Kota Mangrove Rorotan menjadi pengingat bahwa di balik kesibukan kawasan industri Cilincing masih terdapat kekayaan alam yang patut dijaga. Kawasan ini membuktikan bahwa pembangunan perkotaan dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian lingkungan apabila dikelola secara berkelanjutan.  (***)

WWW.MDI.NEWS