MDI.NEWS, Jakarta – Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Bela Negara Indonesia (DPW GBNI) Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan 500 Tahun Jakarta Menuju Kota Global. Dalam agenda tersebut, GBNI DKI Jakarta dipercaya menjadi panitia pelaksana lomba paduan suara tingkat SLTA dan perguruan tinggi se-DKI Jakarta.
Ketua DPW GBNI Provinsi DKI Jakarta, H. DL. Indrajaya Noor, S.E., M.M., mengatakan keterlibatan organisasinya merupakan bentuk kontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Menurutnya, peringatan lima abad Jakarta menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas ibu kota di tengah upaya mewujudkan kota global.
“DPW GBNI DKI Jakarta siap menyukseskan peringatan 500 Tahun Jakarta Menuju Kota Global. Momentum ini menjadi kesempatan untuk meneguhkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya Betawi dan memiliki semangat nasionalisme,” ujar Indrajaya di Jakarta, Minggu (26/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Indrajaya didampingi Wakil Ketua I DPW GBNI DKI Jakarta, Drs. Roy Karaouw, serta Sekretaris DPW GBNI DKI Jakarta, Husna Riyati. Kehadiran jajaran pengurus tersebut menunjukkan dukungan organisasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan semangat kebangsaan, pelestarian budaya, dan partisipasi generasi muda.
Indrajaya menjelaskan bahwa Gerakan Bela Negara Indonesia merupakan organisasi yang berfokus pada penguatan kesadaran bela negara. Ia merujuk pada Pasal 30 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang mengatur hak dan kewajiban warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
Ia juga menyampaikan bahwa para pengurus GBNI telah mengikuti berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun sarasehan bela negara yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah, termasuk Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal untuk berkontribusi dalam kegiatan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“GBNI beranggotakan kader-kader yang telah mengikuti pendidikan, pelatihan, maupun sarasehan bela negara. Kami berharap bekal tersebut dapat menjadi landasan untuk terus menyosialisasikan semangat bela negara kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Indrajaya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan 500 Tahun Jakarta, DPW GBNI DKI Jakarta mendapat kepercayaan untuk menjadi panitia pelaksana lomba paduan suara tingkat SLTA dan perguruan tinggi se-DKI Jakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan bakat seni sekaligus mengenal nilai-nilai kebangsaan dan kekayaan budaya Betawi.
Lomba tersebut direncanakan mempertandingkan dua kategori lagu wajib, yakni Mars Bela Negara dan lagu khas daerah Betawi. Melalui kedua kategori itu, peserta diharapkan dapat mengekspresikan semangat nasionalisme sekaligus menunjukkan apresiasi terhadap tradisi dan identitas budaya lokal.
Indrajaya menyampaikan bahwa lomba paduan suara tersebut direncanakan berlangsung menjelang peringatan Hari Bela Negara ke-78 pada 19 Desember 2026. Adapun lokasi yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan adalah Aula Ali Sadikin di Balai Kota DKI Jakarta. Jadwal dan pelaksanaan kegiatan selanjutnya menyesuaikan dengan kesiapan serta koordinasi bersama pihak terkait.
“Insyaallah, menjelang peringatan Hari Bela Negara ke-78, kami akan menyelenggarakan lomba paduan suara tingkat SLTA dan perguruan tinggi se-DKI Jakarta. Kami merencanakan kegiatan ini berlangsung di Aula Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta,” ungkapnya.
Menurut Indrajaya, pemilihan Aula Ali Sadikin memiliki nilai simbolis karena tempat tersebut berada di lingkungan pusat pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dan menggunakan nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, yang dikenal berperan dalam perkembangan ibu kota serta perhatian terhadap pelestarian budaya Betawi. Lokasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, seni, dan kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa lomba paduan suara ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan semangat bela negara dan memperkuat kecintaan terhadap budaya Betawi di kalangan pelajar serta mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, GBNI DKI Jakarta berharap generasi muda dapat mengambil bagian dalam membangun Jakarta yang berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan sebagai kota global.
“Lomba paduan suara ini bukan sekadar ajang menyanyi, melainkan upaya membumikan semangat bela negara dan kecintaan terhadap budaya Betawi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dari Jakarta yang berkarakter, kita turut membangun Indonesia yang berdaulat menuju Jakarta sebagai kota global,” pungkas Indrajaya. (***)






