width=
width=

Garden Party dan Indonesia Raya Tiga Stanza, Warnai Pernikahan Saffana dan Adzan

Mdinews, BEKASI, 15 Agustus 2026 — Pernikahan Saffana dan Adzan yang digelar di kawasan Kemang Pratama, Bekasi, hadir dengan konsep outdoor wedding bertema garden party,.

Uniknya lagi, acara tersebut dipadukan dengan kumandang lagu Indonesia Raya tiga stanza sebelum rangkaian acara dimulai. Hadirin diajak untuk memiliki jiwa dan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Pesta pernikahan yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tersebut menghadirkan suasana seperti berada di tengah kebun.

Lingkungan yang rindang dan alami membuat para tamu dapat menikmati acara dengan nyaman, meski lokasi pernikahan berada di kawasan perkotaan.

Orang tua mempelai pria, Siswanto, mengatakan konsep garden party dipilih untuk menggambarkan kehidupan manusia yang saling berkaitan dengan alam.

“Konsep wedding dengan garden party ini menggambarkan satu kehidupan yang saling berkaitan dengan alam. Kita semua lahir bagian daripada alam, jadi kita menyatu dengan alam,” ujar Siswanto.

Menurut Siswanto, konsep tersebut juga berkaitan dengan makna nama sang anak yang memiliki kaitan dengan jannah atau surga. Karena itu, suasana kebun dan alam menjadi bagian penting dalam perayaan pernikahan Saffana dan Adzan.

Selain konsep garden party, momentum menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia turut menjadi alasan dihadirkannya lagu Indonesia Raya dalam rangkaian acara. Lagu kebangsaan tersebut dinyanyikan bersama seluruh tamu undangan dalam versi tiga stanza sebelum acara dimulai.

Siswanto menjelaskan, keputusan menghadirkan Indonesia Raya berkaitan dengan bulan Agustus yang merupakan bulan kemerdekaan Indonesia.

“Agustus adalah bulan kemerdekaan buat bangsa Indonesia. Lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah bentuk ikatan spiritual kita sebagai warga bangsa Indonesia,” katanya.

Menurut Siswanto, pernikahan Saffana dan Adzan juga menjadi simbol persatuan dua insan sekaligus dua keluarga. Ia berharap semangat persatuan yang tercermin melalui Indonesia Raya dapat menjadi landasan bagi kedua mempelai dalam membangun kehidupan rumah tangga.

“Harapannya dengan landasan tadi, dengan garden party dan Indonesia Raya ini menjadi satu landasan awal anak-anak kami menyusun rumah tangga yang saling berkaitan dan selalu menjaga persatuan di dalam kehidupan rumah tangganya,” ujarnya.

Kesan berbeda juga dirasakan Nurkholis, salah seorang tamu undangan. Ia menilai suasana pernikahan Saffana dan Adzan berbeda dari acara pernikahan pada umumnya.

Menurut Nurkholis, konsep pesta kebun membuat suasana acara terasa nyaman. Lingkungan yang rindang membuat para tamu seolah berada di suasana pedesaan, meskipun acara digelar di kawasan perumahan Kemang Pratama, Bekasi.

“Suasananya masih ada yang seperti ini. Seperti di desa, namun sebenarnya ini di tengah kota,” kata Nurkholis.

Ia juga mengapresiasi keputusan penyelenggara mengumandangkan Indonesia Raya tiga stanza. Menurutnya, momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri sekaligus memberikan warna baru dalam sebuah acara pernikahan.

Nurkholis menilai, penggunaan Indonesia Raya tiga stanza juga dapat membuat masyarakat semakin mengenal lagu kebangsaan tersebut.

“Menjadi warna baru jadinya,” ujarnya.

Sementara itu, Ocha dari Hijrah Wedding selaku kru wedding organizer menjelaskan bahwa konsep pernikahan Saffana dan Adzan sejak awal dirancang sebagai outdoor wedding dengan tema garden. Warna merah dipilih untuk menyesuaikan dengan momentum Hari Kemerdekaan Indonesia.

Menurut Ocha, penyertaan Indonesia Raya dalam rangkaian acara merupakan permintaan kedua orang tua dan kedua mempelai saat technical meeting. Lagu tersebut kemudian dimasukkan ke dalam susunan acara dan dinyanyikan bersama seluruh tamu sebelum acara dimulai.

“Karena bertepatan di dua hari lagi itu hari kemerdekaan, Indonesia Raya jadi kita masukin sebelum acara mulai. Kita nyanyi Indonesia Raya dulu bareng-bareng sama semua tamu-tamu yang datang,” jelas Ocha.

Dari sisi penyelenggaraan, konsep luar ruangan membuat cuaca menjadi salah satu tantangan utama. Namun, pemilihan bulan Agustus dinilai cukup mendukung karena bukan merupakan periode musim hujan. Ocha juga mengatakan seluruh keluarga dan tamu undangan mengikuti susunan acara dengan baik sehingga pelaksanaan pernikahan berjalan lancar.

“Alhamdulillah, untuk tantangan nggak terlalu banyak,” katanya.

Melalui konsep garden party dan lantunan Indonesia Raya tiga stanza, pernikahan Saffana dan Adzan tidak hanya menjadi perayaan penyatuan dua insan, tetapi juga membawa pesan tentang persatuan, kebersamaan, serta kehidupan yang selaras dengan alam.

Keluarga, tamu undangan, dan pihak wedding organizer berharap pernikahan Saffana dan Adzan menjadi awal perjalanan rumah tangga yang penuh keberkahan. Keduanya diharapkan dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling menjaga, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

WWW.MDI.NEWS