width=
width=

Matsani: Bundo Kanduang Jaga Identitas Budaya Minangkabau di Jakarta

MDI.NEWS, Jakarta—-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Matsani, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta. Senin, 24 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Matsani menyampaikan apresiasi atas dedikasi perkumpulan dalam menjaga dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur kebudayaan Minangkabau di tanah perantauan.

“Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta memiliki peran sentral dalam mewariskan karakter dan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada generasi muda, anak kemenakan yang lahir dan besar di perantauan, khususnya di DKI Jakarta, sehingga mereka tidak kehilangan identitas aslinya,” ujar Matsani.

Matsani juga menekankan pentingnya pelestarian aspek kultural spiritual dalam pembangunan sebuah kota.

“Pembangunan sebuah kota tidak hanya melulu soal infrastruktur fisik seperti jalan, gedung, maupun jembatan. Pembangunan manusia dan pelestarian aspek kultural spiritual merupakan pilar yang sama pentingnya,” katanya.

Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai kegiatan yang berfokus pada pelestarian adat, pemberdayaan perempuan, pemberdayaan ekonomi, dan aksi sosial kemanusiaan.

Matsani menitipkan harapan besar agar momentum peringatan Hari Ulang Tahun ini menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi, berpikir lebih luas, dan berbuat lebih banyak.

“Semoga Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat persatuan, menjaga stabilitas sosial, dan melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” katanya.

Acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta diakhiri dengan pembacaan pantun oleh Matsani:

“Kain Basiba indah dipandang, Dipakai elok di Hari Raya, Selamat Ulang Tahun Bundo Kanduang, Terus lestarikan adat dan budaya.”  (***)

WWW.MDI.NEWS