MDI.NEWS, Jakarta—-Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFA) bagi sebagian unit kerja sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini disertai dengan perencanaan kerja harian yang wajib disusun oleh setiap pegawai sejak awal hari. Jumat, 10 April 2026.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa setiap unit kerja diminta mengumpulkan rencana kegiatan harian sebagai bentuk pengendalian kinerja selama WFH. Langkah ini dilakukan agar produktivitas tetap terjaga meskipun pegawai tidak seluruhnya bekerja dari kantor.
Selain itu, pengawasan dilakukan secara mendadak melalui pertemuan virtual. Pemerintah kota akan menggelar panggilan Zoom secara tiba-tiba untuk memastikan pegawai benar-benar bekerja dari lokasi masing-masing. Pemanggilan dilakukan secara acak guna menjaga kedisiplinan.
Menurut Hasto, kebijakan ini juga bertujuan untuk menghemat penggunaan BBM. Ia memperkirakan pembatasan mobilitas pegawai dapat menekan konsumsi bahan bakar, dengan estimasi penggunaan mobil sekitar lima liter dan sepeda motor satu liter per hari dapat ditekan secara signifikan.
Di sisi lain, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal. Unit-unit layanan seperti kecamatan, kelurahan, hingga rumah sakit daerah tetap beroperasi seperti biasa. Pemerintah juga tidak mewajibkan WFA bagi unit tertentu yang dinilai lebih efektif bekerja dari kantor.
Hasto menegaskan bahwa pejabat struktural tetap diwajibkan hadir di kantor untuk memastikan koordinasi berjalan baik. Ia juga membuka fleksibilitas bagi pegawai yang keberatan menjalankan WFH, selama target kerja tetap tercapai sesuai rencana.
Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah kendala teknis yang dihadapi, seperti keterbatasan sinyal internet di beberapa wilayah tempat tinggal pegawai. Selain itu, disiplin pelaporan kinerja harian juga menjadi tantangan yang harus terus diingatkan oleh pimpinan unit kerja.
Hasto memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap akses layanan pemerintah. “
Insyaallah kami di jajaran pemerintah kota akan memberikan layanan seperti biasa, tidak ada bedanya,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa warga dapat menyampaikan langsung keluhan setiap Rabu pagi melalui forum terbuka tanpa perlu pendaftaran, sebagai alternatif layanan tatap muka. (***)
Dokumentasi : Ilustrasi, Clickinfo.co.id







