width=
width=
FILM  

Teaser Empat Musim Pertiwi Ungkap Kepulangan Penuh Misteri

MDINEWS, Jakarta — Rumah produksi Forka Films merilis official teaser trailer film Empat Musim Pertiwi pada 19 Agustus 2026. Film yang disutradarai Kamila Andini dan diproduseri Ifa Isfansyah itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026.

Teaser memperlihatkan Putri Marino sebagai Pertiwi, perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun pergi. Kepulangannya justru disambut dengan kecurigaan warga. Bahkan, kedua orangtuanya terlihat tidak mengharapkan kehadiran Pertiwi kembali di rumah.

Gerak-gerik Pertiwi terus diawasi. Kepulangannya membawa kemarahan yang tertunda, kekecewaan, serta pengalaman pahit yang selama ini tersimpan. Situasi tersebut membuat perjalanan Pertiwi terasa semakin berat ketika ia harus berhadapan dengan masa lalu dan lingkungan yang seolah ingin menyingkirkannya.

Nuansa misteri semakin kuat melalui visual yang ditampilkan dalam teaser. Alur cerita dibangun dengan suasana tegang dan penuh teka-teki, sekaligus memperlihatkan perjalanan batin Pertiwi dalam menghadapi berbagai fase kehidupannya.

Kamila Andini menjelaskan bahwa Pertiwi merupakan sosok perempuan yang tidak takut menghadapi kematian maupun berbagai hal dalam hidupnya. Menurutnya, keberanian tersebut terbentuk dari trauma besar yang dialami Pertiwi.

“Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati. Pertiwi tidak takut apa pun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apa pun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri,” ujar Kamila Andini.

Latar Bromo menjadi bagian penting dalam dunia cerita Empat Musim Pertiwi. Produser Ifa Isfansyah menyebut gagasan awal film tersebut telah dikembangkan sejak 2017, bahkan sebelum proyek Gadis Kretek dikerjakan. Bromo menjadi salah satu pemantik utama dalam pengembangan cerita karena ruang dan lanskapnya memiliki keterkaitan kuat dengan gagasan film.

“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek,” kata Ifa Isfansyah.

Empat Musim Pertiwi dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan. Film produksi Forka Films ini juga melibatkan sejumlah kolaborator, antara lain Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros. Film tersebut menjadi reuni Kamila Andini dan Putri Marino setelah kesuksesan Gadis Kretek, sekaligus mempertemukan kembali sejumlah kru yang pernah terlibat dalam produksi serial tersebut. Empat Musim Pertiwi akan membawa penonton mengikuti perjalanan Pertiwi menghadapi empat musim dalam kehidupannya, dari masa kelam hingga menemukan kembali cahaya yang telah lama hilang. Film ini dijadwalkan hadir di bioskop pada 8 Oktober 2026. (***)

WWW.MDI.NEWS