width=
width=

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Bekasi Menulis

Foto : Tangkap layar akun Instagram @infojakarta.co.id

MDI.NEWS, Kota Bekasi—-Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk wing box terjadi di lampu merah depan Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dan beberapa orang dilaporkan menjadi korban.

Berdasarkan informasi yang beredar melalui akun Instagram @infojakarta.co.id, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.47 WIB. Truk diduga mengalami rem blong saat melaju menuju persimpangan sehingga tidak dapat dikendalikan oleh pengemudinya.

Akibat kondisi tersebut, truk terus melaju dan menghantam sejumlah kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala hijau. Benturan keras menyebabkan suasana di lokasi sempat mencekam dan memicu kepanikan para pengguna jalan.

Sejumlah korban mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban maupun kondisi masing-masing korban yang terdampak kecelakaan.

Tidak lama setelah kejadian, personel kepolisian bersama tim medis, relawan, dan warga sekitar bergerak cepat melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga mulai dipindahkan agar tidak menghambat penanganan di lokasi.

Kecelakaan tersebut turut menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Cut Mutia mengalami kemacetan panjang. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi sistem pengereman truk, namun penyebab tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Pengendara yang akan melintas di kawasan Jalan Cut Mutia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan jalur alternatif apabila memungkinkan. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari kepadatan lalu lintas hingga proses evakuasi dan penanganan di lokasi benar-benar selesai. (***)

WWW.MDI.NEWS