Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Salam sejahtera untuk kita semua.Pertama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh peserta UPA PADIRAYA yang telah mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan dan kedisiplinan. Proses yang Saudara jalani hari ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi proses pematangan mental dan komitmen untuk memasuki profesi advokat yang terhormat.
Saya memberikan beberapa pesan penting untuk Saudara sekalian setelah menyelesaikan UPA ini:
1. Terus Tingkatkan Kompetensi – Jangan Berhenti di Sini, UPA adalah gerbang awal. Ke depan, Saudara harus terus memperdalam: teknik litigasi dan penyusunan berkas perkara, etika profesi advokat, pemahaman hukum acara, kemampuan komunikasi dan negosiasi. Belajar adalah kewajiban seumur hidup seorang advokat.
2. Jaga Integritas dan Etika Profesi. Keberhasilan seseorang dalam profesi advokat tidak ditentukan oleh kelicikan, melainkan oleh kejujuran, reputasi, dan akhlak. Apa yang Saudara bangun hari ini akan menentukan kepercayaan klien, masyarakat, dan penegak hukum lainnya.
3. Siapkan Diri untuk Tahapan Selanjutnya Setelah UPA, Saudara akan memasuki: PKPA lanjutan / pendalaman, pendaftaran sebagai advokat, pengangkatan dan pengambilan sumpah di Pengadilan Tinggi. Persiapkan semua administrasi dengan baik. PADIRAYA akan mendampingi Saudara hingga tuntas.
4. Bangun Rasa Memiliki terhadap PADIRAYA dan LBH HIR. Saudara kini bagian dari keluarga besar PADIRAYA. Kita bukan hanya organisasi, tetapi rumah pengabdian. Saya berharap Saudara: aktif dalam kegiatan organisasi, terlibat dalam program bantuan hukum, hadir dalam kegiatan advokasi masyarakat, menjaga nama baik PADIRAYA dan LBH HIR di manapun Saudara berkarya.
5. Rendah Hati dan Terbuka pada Bimbingan. Profesi advokat penuh dinamika. Jangan segan bertanya, mencari mentor, dan meminta arahan dari senior. Kerendahan hati adalah kunci agar Saudara berkembang menjadi advokat yang kuat dan dihormati. Berbakti untuk Masyarakat dan Keadilan Advokat bukan hanya profesi, tetapi pengabdian terhadap keadilan. Saudara dipanggil untuk: membela hak rakyat kecil, hadir dalam persoalan hukum masyarakat, menjadi garda terdepan pembela demokrasi dan HAM. PADIRAYA berdiri untuk memperkuat fungsi advokat sebagai officium nobile — profesi terhormat.
7. Bersyukur dan Berdoa Selesaikan langkah ini dengan rasa syukur. UPA telah Saudara lalui, tetapi perjalanan menjadi advokat profesional baru saja dimulai.
*Penutup*
Atas nama OA PADIRAYA, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta.
Semoga Saudara semua diberikan jalan kemudahan, kelancaran administrasi, dan kesuksesan dalam proses menuju pengangkatan advokat.
PADIRAYA hadir untuk mengabdi bagi keadilan.
Mari kita membangun organisasi ini bersama-sama dengan dedikasi, etika, dan keberanian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Keadilan,
Dr. Mohamad Ali Syaifudin, S.H., M.H.
Ketua Umum OA PADIRAYA







