width=
width=

Polri Bentuk Satgas ASRI, Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat

Oplus_0

MDI.NEWS | Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh jajaran sebagai langkah konkret membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

Sebagai bentuk keseriusan, Kapolri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi motor penggerak program secara nasional. Satgas ini dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, yang mengoordinasikan pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

“Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

Gerakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam forum tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

Menurut Kadiv Humas, Polri memiliki peran strategis sebagai institusi teladan dalam mendukung program pembangunan berwawasan lingkungan. Karena itu, implementasi prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal organisasi melalui langkah-langkah konkret dan terukur.

“Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.

Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, Polri menetapkan sejumlah arahan yang wajib dijalankan seluruh jajaran, di antaranya:

Setiap personel wajib membersihkan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas dinas, dimulai dari ruang lingkup terkecil.

Setiap satuan kerja melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu kali dalam sepekan di area Mako dan sekitarnya.

Secara periodik melibatkan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dan publik.

Menerapkan langkah ramah lingkungan seperti pengurangan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

Pimpinan di setiap satuan kerja juga didorong untuk aktif menggerakkan personel dalam berbagai kegiatan peduli lingkungan, termasuk penanaman pohon dan pengelolaan sampah secara lebih tertib dan sistematis.

Melalui Gerakan ASRI, Polri berharap tumbuh kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra institusi sebagai aparat yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadiv Humas.

Gerakan ini menjadi bukti komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.

Redaksi MDI.NEWS

Penulis: Dudung Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS