MDI.NEWS, Jakarta — Wakil Bendahara Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Eka Lestari Sinaga, menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat konsolidasi dalam mendukung target Partai Amanat Nasional (PAN) menghadapi Pemilu 2029. Pada Jumat (18/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Eka di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat, 18 September 2026. Puncak perayaan HUT PAN tahun ini mengusung semangat “Gerak Cepat Bantu Rakyat”.
Eka yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PUAN Jakarta Barat dan kini dipercaya sebagai Wakil Bendahara Umum DPP PUAN mengatakan, konsolidasi organisasi menjadi bagian penting dalam memperkuat peran perempuan di lingkungan partai.
Ia berharap seluruh jajaran PUAN dapat menjaga soliditas organisasi sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target politik PAN pada Pemilu 2029.
“Harapan saya sebagai Wakil Bendahara Umum DPP PUAN, semoga Partai Amanat Nasional semakin solid dan mampu meraih angka kemenangan yang tinggi pada Pemilu 2029, sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Ketua Umum kami, Bapak Zulkifli Hasan,” ujar Eka.
Untuk memperluas jangkauan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, PUAN mendorong sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui pendekatan akar rumput dan program pangan dengan harga terjangkau. PAN sendiri pada puncak HUT ke-28 meluncurkan gerakan PANsar Murah yang menyasar kebutuhan pokok masyarakat.
Selain itu, Eka menyebut penguatan organisasi kepemudaan serta edukasi politik menjadi bagian dari upaya membangun keterlibatan generasi muda. Kegiatan seperti program akademis dan kunjungan ke kampus diarahkan untuk meningkatkan pemahaman politik secara positif dan konstruktif.
Melalui konsolidasi organisasi, pemberdayaan perempuan, pendekatan kepada pemilih muda, serta program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, PUAN menyatakan siap mengambil bagian dalam agenda politik PAN menuju Pemilu 2029. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi memperkuat kontribusi perempuan dalam kehidupan politik dan sosial di Indonesia. (***)






