MDINEWS, Jakarta — Film komedi terbaru Siti Si Vampir menghadirkan kisah vampir lokal dengan latar kehidupan masyarakat urban. Film garapan sutradara Rahabi Mandra ini mempertemukan Satine Zaneta dan Shania Gracia dalam cerita tentang perbedaan kondisi sosial dan ekonomi. Film tersebut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Pada, Senin (24/8/2026).
Official teaser trailer memperlihatkan kehidupan Siti (Satine Zaneta), perempuan muda yang tinggal di rumah susun dan bekerja sebagai pengangkat galon. Di tengah keterbatasan hidup, Siti berteman dengan Dudi (Ajil Ditto), seorang teknisi pendingin udara yang turut menjadi bagian dari kesehariannya.
Kehidupan Siti berubah ketika Shania Gracia hadir sebagai seorang selebritas yang memiliki kehidupan serba berkecukupan. Shania datang dengan sebuah gagasan untuk bertukar kehidupan secara singkat dengan orang lain. Pertemuan tersebut kemudian membawa Siti ke dalam pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Situasi semakin tidak biasa ketika Siti digigit vampir bernama Nakula yang diperankan Ciccio Manassero. Gigitan tersebut membuat Siti berubah menjadi vampir. Alih-alih mendapatkan kehidupan yang lebih mudah, perubahan itu justru menjadi sumber kelucuan karena Dudi tidak percaya bahwa seorang vampir bisa hidup dalam kondisi serba kekurangan.
Film ini mengangkat drama komedi urban dengan sentuhan fantasi dan konsep vampir lokal Indonesia. Ceritanya juga menyoroti kesenjangan sosial, tekanan ekonomi, kesulitan mencari pekerjaan, serta keresahan generasi muda dalam menghadapi kehidupan yang penuh tantangan.
Produser Celerina Judisari mengatakan Siti Si Vampir menawarkan konsep komedi yang berbeda karena menggabungkan kehidupan masyarakat urban dengan karakter vampir lokal. Menurutnya, cerita tersebut memiliki kedekatan dengan realitas banyak orang yang sedang menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupan.
“Siti Si Vampir adalah komedi yang unik dengan mengangkat vampir lokal Indonesia. Ceritanya akan sangat relevan dengan generasi sekarang dan banyak orang, yang lagi susah cari kerja dan capek hidup dalam kondisi yang serba sulit,” ujar Celerina Judisari.
Bagi Satine Zaneta, memerankan Siti menjadi pengalaman yang menantang karena membutuhkan persiapan karakter yang cukup mendalam. Ia harus mempelajari logat, cara berjalan, gerakan tubuh, serta memahami karakter Siti. Satine juga menjalani adegan sebagai pekerja pengangkat galon. Ajil Ditto menilai chemistry para pemain turut memperkuat dinamika komedi sekaligus membawa keresahan anak muda ke dalam cerita.
Siti Si Vampir diproduksi oleh Viddsee bekerja sama dengan Bahagia Tanpa Drama, AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films. Film ini akan hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Informasi terbaru mengenai film dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @bahagiatanpadrama dan @filmsitisivampir. (***)






