MDI.NEWS, Jakarta – Ketua Umum DPP Forum AsMEN, Nurkholis CPLA atau yang akrab disapa Cak Nur, mengungkapkan bahwa berdirinya Kerajaan Majapahit tidak terlepas dari peran seorang tokoh asal Madura. Pernyataan itu disampaikannya saat diwawancarai di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Dalam wawancara tersebut, Cak Nur yang dikenal sebagai pengusaha asal Madura tidak menyebutkan nama tokoh yang dimaksud.
Namun, pernyataan tersebut menarik perhatian dan memunculkan rasa ingin tahu mengenai sosok yang berjasa dalam lahirnya salah satu kerajaan terbesar di Nusantara. Berdasarkan sejumlah catatan sejarah, tokoh yang dimaksud diyakini adalah Arya Wiraraja, Adipati Sumenep yang memiliki peran penting dalam perjalanan Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293.
Arya Wiraraja dikenal sebagai penasihat dan ahli strategi yang memberikan perlindungan kepada Raden Wijaya setelah runtuhnya Kerajaan Singhasari. Ia juga mengusulkan pembukaan Hutan Tarik yang kemudian berkembang menjadi pusat pemerintahan Majapahit.
Selain itu, Arya Wiraraja turut membantu menyusun strategi memanfaatkan kedatangan pasukan Mongol dari Dinasti Yuan untuk mengalahkan Jayakatwang. Dukungan pasukan dari Madura dan kecerdikan politiknya membuat banyak sejarawan menempatkan Arya Wiraraja sebagai salah satu tokoh kunci di balik berdirinya Kerajaan Majapahit.
“Raden Wijaya lebih dikenal sebagai pendiri sekaligus raja pertama Majapahit,” ujar Cak Nur ketika ditemui di kantornya pada Sabtu (20/6/2026).
Kiprah Arya Wiraraja tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya kerajaan tersebut. Karena itu, pernyataan Cak Nur mengenai adanya peran tokoh Madura dalam lahirnya Majapahit memiliki dasar historis yang kuat dan menjadi pengingat bahwa kejayaan Nusantara dibangun melalui kontribusi berbagai daerah dan tokoh bangsa.
Imam Setiadi






